Danantara Resmikan Serentak 6 Proyek Hilirisasi Fase-I, PTPN Group Hadir Perkuat Ketahanan Energi

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – BPI Danantara Indonesia (Danantara Indonesia) secara serentak melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia, dengan total nilai investasi mencapai US$ 7 miliar.

Proyek-proyek ini merupakan bagian dari agenda transformasi ekonomi nasional untuk memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, proyek ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung.

Baca Juga :
Menko Airlangga Minta Danantara Jelaskan Arah Fiskal RI ke Moody’s
Resmi di-Groundbreaking! Simak Daftar 6 Proyek Hilirisasi Danantara Senilai Rp 110 Triliun

Peresmian serentak ini menandai dimulainya implementasi proyek-proyek prioritas hilirisasi fase I yang dikelola secara terintegrasi, lintas sektor diantaranya sektor energi, pangan, mineral dan logam, sebagai fondasi penguatan struktur industri nasional dan pengurangan ketergantungan impor secara bertahap.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa program hilirisasi merupakan agenda strategis yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia, sekaligus menjadi salah satu fokus utama Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.

“Tahap awal proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan nilai tambah industri maupun penyerapan tenaga kerja. Ke depan, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian industri dan mendorong Indonesia menuju ekonomi yang lebih maju dan bernilai tambah tinggi,” ujar Rosan, dikutip dari keterangannya, Minggu, 8 Februari 2026.

PTPN III (Persero) bersama Pertamina meresmikan Proyek Bioethanol di Banyuwangi, proyek tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi 100 KLPD (Kilo Liter Per Day) yang ditujukan untuk mendukung sektor energi, sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat membawa manfaat menyeluruh berupa diversifikasi bisnis dan peningkatan nilai tambah bagi perusahaan melalui pengolahan komoditas bagi negara dalam meningkatkan ketahanan energi, menghemat devisa, serta mendukung komitmen pengurangan emisi.

Selain itu, proyek ini akan menciptakan lapangan kerja dan secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan petani mitra, serta mendorong pengembangan wilayah dan lingkungan yang lebih bersih melalui energi terbarukan.

Baca Juga :
Airlangga: Outlook Negatif Moody's ke RI Imbas Publik Global Belum Paham Peran Danantara
Prabowo Kucurkan Modal Triliunan Buat KAI, Pelni hingga INKA
Danantara Nilai Demutualisasi Bursa Minimalkan Potensi Konflik Kepentingan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sensus Kacau Berujung JKN Janda Miskin Nonaktif
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Sidang Kasus Pengadaan Laptop Chromebook Nadiem Makarim Digelar Hari Ini, Agenda Pemeriksaan Saksi
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
PHEV Wuling Eksion Cocok untuk Perjalanan Jauh? Ini Alasannya
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Aksi Heroik Petugas Damkar Cianjur Evakuasi Tawon Vespa Mematikan Hanya Bermodal Alat Seadanya
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Survei Indikator: Publik Optimistis Pemerintah Mampu Tuntaskan Korupsi Skala Besar
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.