Metode Pembelajaran Ini Terbukti Tingkatkan Nilai Literasi Daerah, Guru Makin Termotivasi

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Peningkatan literasi tidak selalu dimulai dari kurikulum baru atau pelatihan satu kali.

Di sejumlah kabupaten/kota, metode pembelajaran yang berfokus pada penguatan motivasi intrinsik guru terbukti menghasilkan capaian literasi yang lebih tinggi, seiring dengan meningkatnya rasa kepemilikan dan otonomi guru dalam proses mengajar.

Yayasan Bakti Barito bersama STiR Education secara resmi memasuki Fase 2 implementasi program di Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), lembaga penjaminan mutu pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

BACA JUGA:Eks Murid dan Guru Adu Mekanik, Hector Souto Tak Gentar Hadapi Kensuke Takahashi di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan STiR Education dengan pemerintah Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan hasil belajar dengan menumbuhkan kembali motivasi intrinsik para guru, kepala sekolah, pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Setelah melalui lebih dari empat tahun pembelajaran dan implementasi di Indonesia, Fase 2 dirancang untuk memastikan program dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak daerah melalui penguatan sistem.

BBPMP menjadi mitra dalam implementasi program di Jawa Timur, sementara Bakti Barito–STiR melanjutkan pendampingan di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA:Link Daftar Rekrutmen Guru SMA Garuda Baru 2026, Cek Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan!

Kolaborasi dengan Pemerintah untuk Memperluas Dampak

Sebagai bagian dari Fase 2, Bakti Barito–STiR Education akan memperluas implementasi program di Jawa Timur dari dua menjadi sepuluh kabupaten/kota. 

Melalui MoU ini, BBPMP Jawa Timur akan memimpin koordinasi tingkat provinsi, mendukung implementasi di tingkat kabupaten/kota, serta memastikan keselarasan program dengan kerangka mutu pendidikan nasional. 

Fase ini menekankan upaya konvergensi pendekatan STiR Education ke dalam sistem pemerintahan yang sudah terbentuk.

BACA JUGA:Kemenag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

Dengan demikian, pemerintah daerah dapat memperkuat pengembangan guru melalui pembelajaran antar rekan sejawat yang terstruktur (peer learning), pendampingan (coaching), serta refleksi berbasis data.

Melalui kemitraan dengan lembaga penjaminan mutu pendidikan di tingkat provinsi, program ini diharapkan dapat memperkuat keterpaduan antar wilayah dan mendorong perbaikan sistem pendidikan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Kemenag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

Model yang Telah Terbukti untuk Meningkatkan Pembelajaran
  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
88 Daftar Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia Tahun 2026
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Andi Rukman Karumpa hingga Ustaz Das’ad Latif Meriahkan Milad ke-20 PPMI Shohwatul Is’ad
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Fakta-Fakta Dugaan Pegawai Bea Cukai Punya Safe House untuk Simpan Uang terkait Kasus Importasi Barang KW: Disewa secara Khusus hingga Purbaya Sudah Tahu dari Beberapa Tahun Lalu
• 55 menit lalutvonenews.com
thumb
124 Mahasantri Cinta Quran Center Siap Jadi Dai di Tengah Masyarakat
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Rusia Tuding Eropa Tengah Dipersiapkan Hadapi Konflik Bersenjata, NATO Disebut “Target Berikutnya”
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.