JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat pimpinan TNI-Polri.
Dalam kesempatan itu, kata Tito, Prabowo memberikan arahan kepada TNI-Polri untuk menjaga situasi keamanan, ketertiban, juga pertahanan negara, geopolitik.
BACA JUGA:Ford RMA Pamer Pencapaian di IIMS 2026, Siap Ekspansif Tahun Ini?
BACA JUGA:Kesaksian Suami Sopir Penabrak WNI Bocah 6 Tahun yang Tewas di Chinatown Singapura, Pelaku Ditahan
"Yang mungkin nggak jauh beda dengan pada waktu rapat koordinasi nasional di Sentul yang lalu. Tapi ini spesifik, ada yang spesifik buat Polri, TNI ya, untuk menjaga situasi kamtibmas, situasi geopolitik kita agar pembangunan kita bisa tetap berjalan dengan lancar. Saya kira itu yang paling utama," kata Tito usai rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Senin, 9 Februari 2026.
Tito menjelaskan, Presiden juga meminta TNI dan Polri terus memperkuat postur pertahanan dan keamanan negara di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
Selain itu, Presiden menegaskan bahwa kekuatan utama bangsa Indonesia terletak pada kepercayaan rakyat kepada negara dan institusinya. Karena itu, TNI dan Polri diminta menjaga kedekatan dengan masyarakat.
BACA JUGA:All-New Nissan Navara Hadir di IIMS 2026, Pickup Modern Tangguh?
BACA JUGA:Profil Mohan Hazian, Owner Brand Lokal yang Viral usai Terseret Dugaan Pelecehan Seksual Model
"Jadi TNI dan Polri pun harus menjadi..TNI harus menjadi tentara rakyat, polisi pun harus menjadi polisi rakyat. Artinya TNI yang didukung oleh rakyat, dicintai oleh rakyat, dan Polri yang didukung dan dicintai oleh rakyat juga, pasti akan kuat," imbuhnya.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto akan memberikan arahan kepada TNI dan Polri dalam acara Rapat Pimpinan TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 9 Februari 2026.
Rapat ini diikuti oleh lebih dari 650 peserta, yang terdiri atas unsur TNI dan Polri serta para menteri terkait mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam mempererat koordinasi lintas institusi. Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut adalah sejumlah menteri kabinet Merah Putih.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto.
"Agenda rapat pimpinan TNI-Polri. Jam 10.00," kata Suharyanto.
BACA JUGA:BNI Gelar Market Outlook 2026, Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber
- 1
- 2
- »




