Pangeran William dan Kate Middleton Akhirnya Buka Suara Terkait Skandal Epstein

mediaindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita

PANGERAN dan Putri Wales, William dan Catherine (Kate Middleton), akhirnya memecah keheningan terkait dokumen terbaru skandal Jeffrey Epstein yang terus mengguncang Kerajaan Inggris. Dalam pernyataan resmi pertama mereka, pasangan ini menyatakan "sangat prihatin" atas fakta-fakta baru yang terungkap.

Melalui juru bicara Istana Kensington, William dan Kate menegaskan fokus utama mereka saat ini adalah para korban. Hal ini merespons rilis dokumen pengadilan di Amerika Serikat yang kembali menyeret nama Andrew Mountbatten-Windsor (Pangeran Andrew).

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Pangeran dan Putri sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut ini. Pikiran mereka tetap terfokus pada para korban," ujar juru bicara istana.

Baca juga : Raja Charles III Usir Pangeran Andrew dari Royal Lodge usai Skandal Epstein

Strategi di Tengah Kunjungan Diplomatik

Pernyataan singkat namun krusial ini dirilis tepat saat Pangeran William bersiap melakukan kunjungan diplomatik penting ke Arab Saudi. Para pengamat menilai langkah ini diambil untuk meredam spekulasi negatif sekaligus menunjukkan calon pewaris takhta tersebut tidak menutup mata terhadap isu sensitif yang merusak reputasi keluarga kerajaan.

Meski tidak menyebut nama Andrew secara eksplisit, pernyataan ini menjadi sinyal kuat posisi William. Selama ini, William dikabarkan mendukung pemutusan hubungan total dengan pamannya yang kini sudah dicopot dari gelar militer dan peran resminya tersebut.

Tekanan Baru bagi Pangeran Andrew

Tekanan terhadap Andrew semakin memuncak menyusul temuan foto-foto baru dan email dalam dokumen tersebut. Salah satu bukti krusial adalah email dari Ghislaine Maxwell tahun 2015 yang seolah memvalidasi foto ikonik Andrew bersama Virginia Giuffre. Foto yang sebelumnya diklaim Andrew sebagai hasil rekayasa digital.

Baca juga : Dokumen Epstein Ungkap Tuduhan Keterlibatan Andrew Mountbatten-Windsor dalam Insiden Seksual di Florida

Tak hanya itu, Andrew juga menghadapi tuduhan baru:

  • Penyalahgunaan Wewenang: Dokumen menunjukkan Andrew diduga membagikan informasi rahasia saat menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris kepada Epstein pada tahun 2010 dan 2011.
  • Tuduhan Baru: Kepolisian Thames Valley tengah memeriksa laporan mengenai wanita kedua yang mengaku dikirim Epstein ke kediaman Andrew di Royal Lodge pada 2010 untuk pertemuan seksual.
King Charles Turut Menghadapi Protes

Sentimen publik terhadap masalah ini tampak nyata. Pekan lalu, Raja Charles III sempat diteriaki oleh warga saat mengunjungi Lancashire. "Sudah berapa lama Anda tahu tentang Andrew dan Epstein?" teriak salah satu pengunjuk rasa di tengah kerumunan.

Saat ini, Pangeran Andrew diketahui telah meninggalkan kediamannya di Royal Lodge lebih awal dari jadwal dan pindah ke perkebunan pribadi Sandringham milik Raja. Meski Andrew telah membayar penyelesaian hukum di luar pengadilan dengan Virginia Giuffre pada 2022, ia tetap membantah segala tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Istana kini berada di bawah tekanan besar untuk menunjukkan pemisahan total dengan Andrew guna menjaga integritas monarki di mata dunia. (BBC/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kuasa Hukum Ungkap Alasan Dana Syariah Indonesia Mengalami Gagal Bayar
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Harga Beras di Mahakam Ulu Tembus Rp1 Juta, Pemerintah Kawal Distribusi Pangan
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Langsung Cuci Piring Setelah Makan Menurut Ilmu Psikologi
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Studi Celios: Pernah Magang Tak Menjamin Cepat Dapat Kerja
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Traktat Keamanan Indonesia-Australia: Kepentingan Nasional dan Persepsi Ancaman
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.