Politeknik Pelayaran Palopo Dorong Luwu Raya Jadi Pusat Pencetak Pelaut Profesional

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BELOPA — Kehadiran Politeknik Pelayaran Palopo kian menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) pelaut di wilayah Luwu Raya dan Sulawesi Selatan. Kampus ini didorong menjadi motor pencetak pelaut profesional yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan kuliah umum dan wawancara taruna bersama PT Aweidhia Crew Management, yang diikuti puluhan taruna dari jurusan nautika dan teknika.

Direktur Politeknik Pelayaran Palopo, H. Kemal Eden, mengatakan kerja sama dengan dunia industri maritim merupakan langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang benar-benar siap kerja.

“Kampus Pelayaran Politeknik Palopo hadir untuk menjawab kebutuhan tenaga pelaut profesional. Melalui kolaborasi ini, taruna tidak hanya dibekali teori, tetapi juga dipersiapkan dari sisi mental, etika kerja, serta kemampuan komunikasi internasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan kampus pelayaran di Palopo diharapkan memberikan dampak luas, tidak hanya bagi taruna, tetapi juga bagi kemajuan Luwu Raya secara keseluruhan.

“Kami berharap kehadiran kampus ini membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi putra-putri Luwu Raya dan Sulawesi Selatan. Sektor maritim adalah peluang besar, dan masyarakat daerah harus menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton,” tegasnya.

Menurut H. Kemal, penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi salah satu fokus utama pembinaan taruna, mengingat sebagian besar peluang kerja pelaut berada di kapal dan perusahaan berskala internasional.

“Dengan keterampilan dan kemampuan bahasa yang baik, lulusan kita mampu bersaing secara global. Ini menjadi kontribusi nyata kampus dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus mendorong perekonomian daerah,” tambahnya.

Sementara itu, kerja sama dengan PT Aweidhia Crew Management membuka jalur konkret bagi taruna untuk mengikuti Praktek Laut (Prala) atau magang di kapal selama satu tahun melalui jaringan perusahaan dan mitra internasional.

Sebanyak 32 taruna mengikuti proses wawancara dan seleksi. Bagi taruna yang dinyatakan lulus, program ini menjadi pintu masuk menuju dunia kerja pelayaran profesional.

H. Kemal Eden berharap sinergi berkelanjutan antara kampus, industri, dan pemerintah daerah dapat menjadikan Politeknik Pelayaran Palopo sebagai penggerak utama peningkatan kualitas SDM pelaut, sekaligus memperkuat posisi Luwu Raya sebagai kawasan maritim yang diperhitungkan di Sulawesi Selatan. (shd)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Megawati di PNU Riyadh: Pemberdayaan Perempuan Bukan Ancaman Agama-Budaya
• 18 jam laludetik.com
thumb
Paripurna DPR Tetapkan Anggota BAZNAS, BPJS Kesehatan, Ketenagakerjaan-LPS
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Ratusan Sopir Angkot di Bekasi Mogok dan Gelar Aksi, Protes Trans Beken
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Protes Soal Jembatan Sasak Geulis yang Rusak 5 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Dedi Mulyadi Angkat Bicara
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Merry Riana Usai AHY Singgung Jadi Jurkam Partai: Saya Siap Belajar
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.