Kabupaten/Kota Punya PR Memastikan Harga Bapok Sesuai HET Jelang Ramadan

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang ramadan.

Namun Yudi Arianto Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jatim mengatakan, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memiliki PR untuk menjaga harga bapok sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan harga acuan.

“Kalau ketersediaan insyaallah bukan di tahap itu, kita ingin memastikan nanti pada saat Ramadan, dan sebelumnya Imlek sampai Hari Raya komoditas tersedia dan hargnya sesuai harga acuan dan HET. Itu yang menjadi PR bagi semua kabupaten/kota dan provinsi di semua Indonesia,” ujar Yudi ketika ditemui suarasurabaya.net, Selasa (10/2/2026).

Ketersediaan bapok menjelang Ramadan tersebut dapat dipastikan Pemprov Jatim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setelah melakukan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapenas).

Yudi menuturkan, pihak Bulog telah melaporkan kebutuhan utama seperti beras hingga jagung dapat memenuhi permintaan masyarakat saat Ramadan nanti.

Sementara itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim pada kebutuhan beras masyarakat tercatat sebesar 6,34 kg per kapita dalam sebulan.

“Kalau beras ada jaminan dari Bulog kalau semua tersedia, jagung dari Bulog juga disampaikan kuotanya aman,” ucapnya.

Untuk menghadapi tantangan meningkatnya harga di atas HET, Yudi mengatakan sudah ada Tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga Mutu dan Keamanan Pangan yang terdiri dari lintas sektor untuk memantau kondisi harga bapok.

Yudi menjelaskan, melalui tim tersebut, harga setiap bapok yang dijual di atas HET akan terus dipantau untuk dilakukan upaya pengendalian harga.

Salah satu cara yang dilakukan Tim Satgas Sapu Bersih adalah menelusuri distribusi pangan untuk mengetahui sumber kenaikan harga. Apabila ditemukan dan melakukan pelanggaran, maka akan ditindak.

“Ini anggotanya mulai dari Bapanas, Polda, Polres, Bulog dan OPD. Jadi setiap hari update harga mana yang di atas HET. Kenaikan harian kan dinamika ya, kalau kenaikan tidak di atas HET kita masih wait and see tapi kalau sudah nembus, Tim Sapu Bersih akan melakukan langkah-langkah,” pungkasnya. (wld/saf/ipg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kepala Badan Keahlian DPR Apresiasi Booth Setjen DPR di Kampung Hukum, Dorong Sosialisasi Aplikasi Simasleg
• 48 menit lalupantau.com
thumb
Mengupas Gaji Asisten Dosen di Indonesia: Keahlian Apa yang Perlu Dimiliki?
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sederet Pernyataan Noel terkait Kasus K3: dari Parpol Diduga Terlibat sampai Peringatan ke Purbaya
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Anak Susah Fokus? Ini Cara teman kumparanMOM Mengatasinya Tanpa Marah-Marah
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Menpan RB Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi Saat Lebaran
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.