Pesawat PK-SNR rute Tanah Merah-Danowage/Koroway Batu milik PT Smart Aviation ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (11/2) sekitar pukul 10.38 WIT. Akibat insiden itu, dua orang yaitu pilot dan copilot meninggal dunia.
Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra menjelaskan kronologi insiden itu. Berikut kronologinya.
Pukul 10.38 WIT
Pesawat Smart Aviation PK-SNR Take Off dari Bandara Tanah Merah menuju Bandara Koroway Batu dengan membawa penumpang sejumlah 13 orang.
Pukul 11.05 WIT
Pada saat Pesawat Smart Aviation PK-SNR melaksanakan landing di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kab. Boven Digoel, Prov. Papua Selatan langsung ditembaki oleh OTK, kemudian pilot memarkirkan pesawat di runway 16 (ujung landasan) pilot dan co-pilot serta penumpang keluar dari pesawat dan langsung melarikan diri masuk ke dalam hutan.
Pukul 11.30 WIT
Capt. Pilot Egon Irawan menghubungi Syarif (FOO Maskapai Smart Aviation) melalui Garmin dengan maksud menyampaikan bahwa kami ditembaki dan melarikan diri masuk ke dalam hutan.
Pukul 11.32 WIT
Syarif (FOO maskapai Smart Aviation) menghubungi kembali namun di luar jangkauan.
Pukul 11.35 WIT
Syarif (FOO maskapai Smart Aviation) melaporkan kejadian tersebut ke kantor pusat maskapai Smart Aviation di Jakarta serta melaporkan kepada pihak Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Kelas III Tanah Merah.
Pukul 11.37 WIT
Matheis Uniplaita (Kepala Satuan Pelayanan Bandara Udara Koroway Batu) menghubungi pegawai Bandara yang berada di Koroway Batu namun tidak bisa terhubung.
Pukul 11.40 WIT
Pihak Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Kelas III Tanah Merah melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait untuk mendapatkan informasi dan kondisi terkini di Bandara Koroway Batu.
Pukul 13.18 WIT
Matheis Uniplaita (Kepala Satuan Pelayanan Bandara Udara Koroway Batu) menghubungi Jimi Weyati (Penginjil) melalui Handphone untuk menanyakan kondisi saat ini.
Wisnu mengatakan kondisi saat ini berdasarkan informasi yang diterimanya adalah:
- Capt Pilot dan Co Pilot tertangkap dan dieksekusi hingga tewas di landasan Bandara Koroway Batu. "Dan sampai saat ini jenazah Capt Pilot dan Co Pilot masih berada di landasan," ujar dia dalam keterangannya.
- Kondisi terkini, pesawat masih terparkir di runway dengan kondisi kaca jendela samping kanan pecah, tangki avtur bocor akibat tembakan.
- Kemudian 13 orang penumpang sementara belum tau kepastian keberadaannya.
- Untuk pegawai Bandara Koroway Batu, para Tenaga Pengajar dan Tenaga Kesehatan diungsikan ke Kampung Mabuage Distrik Yaniruma Kab. Boven Digoel Prov. Papua Selatan.





