Terdapat tiga varian dari Gran Max yaitu Pick Up (PU), diperuntukkan angkutan barang dengan bak berkapasitas lapang di kelasnya. Lalu Blind Van (BV), dirancang khusus jasa kurir atau logistik, karena ruang kargo tertutup yang aman.
Kini tersedia varian transmisi otomatis (AT) untuk kenyamanan lebih di kemacetan kota. Serta Mini Bus (MB), yang cocok untuk antar-jemput atau kendaraan keluarga, berkapasitas 8-9 penumpang dan barang.
Gran Max dibekali dua opsi mesin yang dikenal irit bahan bakar, yaitu 1.3L DOHC, yang menghasilkan tenaga sekitar 88 HP. Kemudian 1.5L Dual VVT-i (2NR-VE), menggunakan mesin terbaru yang lebih bertenaga (97 PS) serta efisien. Mesinnya juga digunakan pada model seperti Avanza dan Xenia. Baca Juga:
Punya Duit Rp200 Juta, Bisa Dapat Mobil Listrik di IIMS 2026?
Tercatat, konsumsi bahan bakar rata-rata berkisar antara 12,5 hingga 13,5 km/liter tergantung jenis beban dan rute jalan. Sementara itu, keunggulan utama mobil ini adalah posisi Air Intake tinggi. Meminimalisir risiko mogok saat melewati genangan air atau banjir ringan.
Diklaim PT Astra Daihatsu Motor, perawatan model ini relatif mudah. Akses ke cairan penting (air wiper, minyak rem) berada di kap depan, sehingga tidak perlu membuka jok. Diperkuat kapasitas muat lumayan besar, mengingat dimensi kabin dan bak yang luas.
Mengenai Daihatsu Gran Max bekas dengan harga sekitar Rp70 jutaan untuk model 2010 - 2014. Gran Max PU 1.3/1.5 keluaran sekitar 2010 - 2014, beberapa penawaran di rentang Rp65 juta - Rp70 jutaan.
Gran Max MB 1.3 untuk tahun produksi 2010 - 2014 seringkali dimulai dari Rp60 juta - Rp70 juta. Adapun Gran Max BV 1.3, merupakan model blind van tahun produksi sekitar 2011 - 2015, harganya mulai Rp60 jutaan. (Autogear.id/Alun Segoro)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)



