Trennya Meningkat ke Mancanegara, Wisatawan Malaysia Paling Banyak Naik Whoosh

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Minat wisatawan mancanegara terhadap layanan kereta cepat Whoosh menunjukkan tren yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Data penumpang internasional sepanjang periode 2023 hingga 2025 mencatat adanya lonjakan signifikan, dengan Malaysia menjadi negara penyumbang penumpang terbanyak. 

Fenomena ini sekaligus menandai semakin kuatnya posisi Whoosh sebagai moda transportasi modern yang diminati pasar global. Scroll lebih lanjut yuk!

Baca Juga :
Purbaya Buka Suara soal Rencana Pemerintah Bayar Utang Whoosh Pakai APBN
Istana Pastikan Utang Proyek Whoosh Dibayar Pakai APBN

Berdasarkan data terbaru, jumlah penumpang Whoosh asal Malaysia telah melampaui 300.000 orang dalam kurun waktu tersebut. Angka ini menempatkan Malaysia di posisi teratas sebagai kontributor terbesar penumpang internasional. 

Di bawahnya, Singapura mencatat lebih dari 80.000 penumpang, disusul Tiongkok dengan lebih dari 60.000 penumpang. 

Sementara itu, Jepang dan Korea Selatan secara gabungan menyumbang lebih dari 50.000 penumpang. Capaian ini memperlihatkan bahwa konektivitas Jakarta–Bandung semakin dilirik oleh wisatawan regional maupun Asia Timur.

Meningkatnya tren ini tidak terlepas dari sejumlah keunggulan yang ditawarkan Whoosh. Dengan waktu tempuh Jakarta–Bandung sekitar 45 menit, perjalanan yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam kini menjadi jauh lebih efisien. 

Kecepatan ini memberi nilai tambah bagi wisatawan yang memiliki waktu terbatas, terutama turis mancanegara yang ingin memaksimalkan agenda perjalanan mereka di Indonesia.

Selain faktor kecepatan, kenyamanan dan integrasi layanan juga menjadi daya tarik utama. Kolaborasi dengan platform perjalanan global membuat tiket Whoosh semakin mudah diakses wisatawan internasional bahkan sebelum mereka tiba di Tanah Air. 

Integrasi digital ini memudahkan wisatawan dalam merencanakan transportasi secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan visibilitas infrastruktur modern Indonesia di mata dunia.

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menegaskan bahwa perluasan akses layanan digital menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan wisatawan masa kini. Menurutnya, kehadiran Whoosh di platform global bukan sekadar penjualan tiket, melainkan langkah strategis untuk memposisikan Whoosh sebagai pilihan mobilitas utama bagi wisatawan internasional.

"Memperluas akses layanan digital menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan wisatawan masa kini. Melalui Trip.com, Whoosh kini dapat diakses oleh wisatawan dari seluruh dunia, memungkinkan mereka mengelola aspek transportasi perjalanan  bahkan sebelum tiba di Indonesia. Ini bukan sekadar soal tiket, tetapi tentang memposisikan Whoosh  sebagai pilihan mobilitas utama bagi wisatawan global," jelasnya.  

Baca Juga :
Tren Pariwisata Filipina di Kalangan Wisatawan Indonesia, 2026 Makin Banyak yang Liburan!
Remontada! Ginting Pastikan Indonesia Juara Grup D BATC 2026 Usai Ganyang Malaysia
Warga Lokal Terusik Lonjakan Turis, Jepang Batalkan Festival Sakura Berlatar Gunung Fuji

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pentingnya Pemeriksaan Diagnostik untuk Deteksi Dini Penyakit
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pramono Resmikan Taman Maroedja Sport Park, Sempat Unjuk Aksi di Lapangan Basket
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Sikap Bungkam Denada Terhadap Ressa Rizky Disorot, Iis Dahlia Sebut Ada Fakta yang Disembunyikan Sahabatnya
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Banser Tangerang: Bahar bin Smith Belum Minta Maaf Langsung
• 8 jam lalukompas.com
thumb
DPR: Manfaatkan Pelemahan Ekonomi Singapura, Batam Harus Jadi Alternatif Strategis
• 19 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.