Virgoun akhirnya buka suara terkait tudingan pihak Inara Rusli soal kondisi anak-anaknya. Pengacara Inara, Daru Quthny dan Herlina, sempat mengungkap kondisi anak-anak Virgoun dan Inara.
Mereka mengatakan bahwa kondisi ketiga anak tersebut cukup mengkhawatirkan saat berada di bawah pengasuhan Virgoun. Inara, katanya khawatir dengan kondisi kesehatan anak-anaknya yang batuk karena terpapar asap rokok dari penghuni rumah Virgoun.
Virgoun pun membantah tudingan tersebut. Melalui IG Story, ia mengunggah fotonya bersama anak-anak. Ia lalu menuliskan sebuah caption yang menjelaskan bahwa saat ini mereka tinggal di apartemen.
"Sudah sebulan lebih tinggal di apart biar anak-anak enggak kena asep rokok. Dan enggak dengar atau niru bahasa jelek dari orang-orang dewasa yang tinggal di rumah greenlake," tulis Virgoun.
Pelantun Surat Cinta untuk Starla ini juga menuliskan kalimat yang cukup menohok yang diduga ditujukan untuk pihak Inara Rusli.
"Tabayyun kagak, nuduh. Tabyyun kagak main lapor. Akal-akalan lawyer," katanya.
Inara Rusli sempat mengadu ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Pengaduan tersebut dilakukan setelah Virgoun diduga mengambil anak-anaknya secara paksa. Inara mengungkapkan peristiwa itu telah terjadi sejak November 2025.
Saat memenuhi panggilan Komnas PA, Virgoun memilih menyerahkan seluruh prosesnya ke pihak Komnas PA. Ia mempersilakan pihak Komnas menilai langsung soal bagaimana kondisi anaknya.
"Nanti kalau nanya kondisi anak-anak, nanti biar dari Bang Agus aja. Karena kan nanti ada visit. Aku juga enggak berani statement apa-apa yang merasa lebih baik dari ibunya anak-anak ya. Tapi nanti biar ada pihak Komnas Anak yang memang bisa menilai," ucap Virgoun.
Keinginan Virgoun untuk menempuh jalan damai melalui mediasi bukan tanpa sebab. Virgoun mengaku dirinya sangat khawatir perihal kondisi psikis ketiga anaknya yang terus terpapar berita soal konflik kedua orang tuanya.
"Bismillah saya siap (untuk mediasi dengan Inara Rusli). Mental anak-anak yang paling penting dijaga," kata Virgoun.
"Intinya kalau memang untuk kebaikan anak-anak, kita jalankan," pungkasnya.





