JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto meninjau dapur program makan bergizi gratis (MBG), yakni SPPG Polri yang terletak di Polsek Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat, 13 Februari 2026.
Di sini, Prabowo ditunjukkan berbagai macam ruangan mulai dari ruang memasak, ruang pemorsian hingga ruang pencucian ompreng.
Dijelaskan seorang pemandu SPPG Polri, mayoritas komponen yang beroperasi di SPPG ini memakai produksi dalam negeri.
Sarana tersebut dipastikan memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN). Sehingga, standar nasional dapat dipenuhi dalam memproduksi makan bergizi gratis (MBG) setiap harinya.
BACA JUGA:Perkuat Daya Saing Galangan Kapal Nasional, Iperindo Dukung Insentif Bea Masuk dan PPN 0 Persen
Pemandu SPPG menjelaskan menu masakan hari ini adalah Selat Solo yang merupakan makanan khas dari Solo, Jawa Tengah.
"Salah satu pembeda utama SPPG Polri dengan SPPG lainnya adalah adanya penerapan atau pemeriksaan food safety menggunakan food safety kit di samping tes rutin organoleptik pada setiap makanan sebelum didistribusikan," kata Pemandu SPPG kepada Prabowo.
Adapun alat food safety kit yang digunakan ini diproduksi oleh Farmapol Pusdokes Polri di antaranya terdiri dari 4 parameter pemeriksaan zat-zat berbahaya seperti formalin, nitrit, sianida dan arsen.
"Sesuai SOP, apabila ditemukan zat berbahaya seperti formalin, nitrit, sianida dan arsen maka akan kami laporkan kepala SPPG (agar) tidak didistribusikan dan wajib diganti," ujarnya.
BACA JUGA:Wajah-wajah Jenderal Bintang 2 saat Tiba di Peresmian SPPG Polri, Ini Daftar Kapolda yang Hadir
Gudang Ketahanan Pangan PolriBerdasarkan pantauan Disway.id di lokasi, Prabowo melanjutkan peninjauannya ke Gudang Ketahanan Polri.
Dalam gudang tersebut terdapat berbagai macam jenis tanaman di antaranya seperti seledri dan sayuran-sayuran lainnya. Selain sayuran, gudang tersebut juga memelihara ikan yang memiliki kandungan protein tinggi seperti Nila.
Turut hadir dalam peninjauan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Kepala BGN Dadan Hindayana.
Luas Lahan dan Fasilitas Canggih SPPG PolriSPPG Polri Palmerah dibangun di atas lahan milik Polri yakni 900 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi, dibangun sesuai dengan standar dari BGN.
Terdapat 6 peralatan standar yang dimiliki SPPG Polri mulai dari filter air, hydro reverse osmosis untuk pemurnian air, water heater ini digunakan untuk mencuci food tray, siap buatan Indonesia, food tray steamer elektrik untuk mengeringkan food tray yang telah selesai dicuci; ini food tray UV sterilizer, untuk mengeringkan, ada steamnya.
- 1
- 2
- »





