Kemenhub dan KNKT Rilis Hasil Investigasi Kecelakaan Jetour T2 yang Terbakar di Tol Jagorawi

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Jetour Sales Indonesia bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan hasil investigasi atas insiden kecelakaan yang melibatkan Jetour T2 di ruas Tol Jagorawi, awla bulan ini. Insiden tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah kendaraan dilaporkan terbakar usai benturan keras.

Audiensi klarifikasi dipimpin Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan RI Yusuf Nugroho, serta dihadiri Ketua KNKT, perwakilan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Bekasi, dan manajemen PT Jetour Sales Indonesia. Pertemuan ini digelar untuk memaparkan kronologi serta hasil kajian teknis secara menyeluruh.

Baca Juga
  • Jetour X70 Plus Unjuk Gigi di IIMS 2026, SUV 7 Seater Harga Rp 360 Jutaan
  • Jetour T2 Tawarkan Dua Opsi Personalisasi di IIMS 2026, Bisa Eskplorasi Fitur Mobil
  • Harga Khusus Jetour T2 Masih Berlaku di IIMS 2026

Yusuf Nugroho menyatakan pihaknya mengapresiasi respons cepat Jetour dalam melakukan investigasi. Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan (safety system), serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran," kata Yusuf.

Berdasarkan hasil pemaparan investigasi, sistem keselamatan kendaraan disebut bekerja sesuai desain dan standar yang berlaku. Saat benturan terjadi, airbag dilaporkan mengembang penuh dan struktur kendaraan tetap stabil tanpa mengalami terguling.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain itu, pintu kendaraan disebut masih dapat dibuka secara normal setelah benturan. Hal tersebut dinilai menunjukkan integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sebagaimana dirancang.

Analisis teknis menyimpulkan insiden merupakan tabrak samping, bukan tabrak belakang seperti sempat beredar. Benturan ekstrem menyebabkan kerusakan berat pada roda depan dan belakang sisi kiri kendaraan.

Akibat kerusakan tersebut, bagian bawah kendaraan bergesekan langsung dengan permukaan aspal. Gesekan inilah yang disebut memicu munculnya api sebagai dampak lanjutan setelah benturan keras, hingga akhirnya kendaraan terbakar.

Secara regulasi, Jetour menyatakan produknya telah memenuhi sejumlah standar keselamatan internasional seperti ASEAN NCAP, ECE R153, dan ECE R34, serta regulasi yang berlaku di Indonesia.

President Director PT Jetour Sales Indonesia, Peter Zhang, menyatakan sejak awal perusahaan berkomitmen melakukan penelaahan secara teknis dan berbasis fakta. “Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami,” ujarnya.

Jetour menegaskan akan terus mematuhi seluruh ketentuan keselamatan yang berlaku di Indonesia serta melakukan evaluasi produk secara berkelanjutan.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya transparansi investigasi dalam setiap kecelakaan kendaraan bermotor. Koordinasi antara produsen, regulator, dan otoritas keselamatan diharapkan dapat memberikan kejelasan teknis sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap standar keselamatan kendaraan di Indonesia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rafa Marquez: Satu-satunya Kapten di 5 Edisi Piala Dunia
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Geser Pejabat Eselon II, Wali Kota Palopo Naili Tegaskan Evaluasi Kinerja Enam Bulan Sekali
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Zodiak dengan Jiwa Penolong Tinggi Tanpa Mengharap Imbalan
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Memburu Rasio Pajak 12 Persen di Tengah Tantangan Struktural yang Terjal
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Sekjen PDI-P Nilai Bencana Sumatera Jadi Teguran untuk Koreksi Kebijakan Lingkungan
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.