Red Bull Kembali Kehilangan Sosok Penting! Jelang F1 2026 yang Sebentar Lagi Mulai, Mereka Malah Ditinggal Pergi...

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Tim Red Bull Racing kembali menyampaikan kabar kurang sedap jelang dimulainya musim F1 2026 dalam waktu dekat ini.

Terbaru, tim yang berasal Milton Keynes itu resmi ditinggal Chief Designer mereka, Craig Skinner.

Kepergian ini terjadi saat persiapan menuju era regulasi baru semakin intens. Craig Skinner mundur dari jabatannya tepat sebelum musim 2026 dimulai.

Mobil Baru Red Bull untuk F1 2026
Sumber :
  • Oracle Red Bull Racing

Ia memutuskan hengkang atas keinginannya sendiri setelah dua dekade bersama tim.

Red Bull sudah mengkonfirmasi kabar tersebut secara resmi.

"Setelah 20 tahun bersama tim, Craig Skinner, Kepala Desainer kami, akan meninggalkan tim Teknologi Red Bull," tulis Red Bull.

"Craig telah menjadi bagian integral dari tim kami dan kesuksesannya, dan kami ingin berterima kasih kepadanya atas kerja keras dan komitmennya. Seluruh tim Red Bull mendoakan yang terbaik untuk masa depannya." lanjutnya.

Skinner bergabung pada 2006 sebagai insinyur CFD. Ia sempat menjabat kepala aerodinamika sebelum naik menjadi Chief Designer pada 2022.

Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • F1

Di bawah arahannya, lahir RB19 yang memenangi 21 dari 22 balapan musim 2023. Kehilangan sosok kunci ini menjadi tantangan baru bagi Red Bull.

Apalagi mereka bersiap menghadapi tes Bahrain pada 18-20 Februari. Situasi makin menarik karena masa depan Max Verstappen juga disorot.

Sang juara dunia sebelumnya melontarkan kritik terhadap mobil baru.

“Sebagai pembalap, rasanya tidak seperti Formula 1. Rasanya lebih seperti Formula E dengan steroid,” kata Verstappen.

“Sebagai pembalap murni, saya menikmati mengemudi dengan kecepatan penuh. Dan saat ini, Anda tidak bisa mengemudi seperti itu. Ada banyak hal yang terjadi. Banyak hal yang Anda lakukan sebagai pembalap, dalam hal input, memiliki efek besar pada sisi energi," tambahnya.

“Bagi saya, itu bukan Formula 1. Mungkin lebih baik mengemudi di Formula E, kan? Karena itu semua tentang efisiensi dan manajemen energi. Itulah yang mereka perjuangkan. Dari segi mengemudi, itu tidak begitu menyenangkan.” tutupnya.

(akg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Wilayah Cincin Api, Apakah PLTN Aman Dibangun di Indonesia?
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
BPJS Ketenagakerjaan, DMI dan LTMNU Kabupaten Pasuruan Lindungi Penggiat Masjid
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Perjalanan 27 Jam Melintasi Jalur Sumut-Aceh Pascabencana
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Bupati Luwu Utara Tegaskan Pentingnya Melestarikan Ritual Maggawe Samampa sebagai Warisan Leluhur dan Simbol Kebersamaan
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Jaga Muruah DPR, MKD Gandeng Polres Badung Siap Kawal Etik dan TNKB Khusus
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.