Pilu Rakyat Palestina Jalani Ibadah Sahur di Bulan Ramadan, Tarawih Mencekam Dijaga Tentara Israel

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Sahur bagi warga Palestina di Gaza tentu berbeda di tengah situasi gencatan senjata dan krisis pangan.

Warga Gaza yang mulai menjalankan bulan suci pada Rabu 18 Februari, mengalami kesulitan mengakses makanan dan air bersih di tengah perang genosida yang terus berlangsung oleh Israel meskipun ada “gencatan senjata”.

Keluarga-keluarga yang sebelum perang biasa memiliki hidangan penuh selama Ramadan, kini harus mengatur hari puasa mereka berdasarkan jadwal distribusi bantuan.

Banyak yang bergantung pada dapur umum karena Israel menolak mengizinkan lebih banyak bantuan dan pasokan dasar masuk ke Gaza dilansir dari Al Jazeera.

BACA JUGA:Bahas Gaza di PBB, Indonesia Siap Ambil Peran Lebih Besar dalam Perdamaian Palestina

Dalam kesepakatan “gencatan senjata” antara Israel dan Hamas yang mulai berlaku pada Oktober, setidaknya 600 truk bantuan seharusnya memasuki Jalur Gaza setiap hari.

Namun, jumlah sebenarnya jauh lebih sedikit.

Selain itu, terjadi pelanggaran harian oleh Israel.

Serangan terhadap wilayah yang hancur akibat perang itu hampir terjadi setiap hari sejak “gencatan senjata” dimulai, menewaskan lebih dari 600 warga Palestina.

BACA JUGA:Indonesia Tegaskan Peran Multilateralisme sebagai Pilar Perdamaian Palestina di Markas PBB

Tarawih Dijaga Tentara Israel

Sementara itu, di Yerusalem Timur yang diduduki, ribuan jemaah memenuhi ruang salat tertutup dan halaman terbuka Masjid Al-Aqsa.

Rekaman yang dibagikan secara daring menunjukkan polisi Israel berjaga di dalam kompleks dan bergerak di antara para jemaah selama salat tarawih.

Salat tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan, khususnya di dan sekitar Kota Tua serta kompleks Al-Aqsa, di mana otoritas Israel meningkatkan langkah-langkah keamanan, termasuk penangkapan dan larangan sementara terhadap tokoh agama dan aktivis.

BACA JUGA:Waketum MUI: Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Bantu Palestina

Menurut data yang dikutip oleh pemerintah Yerusalem, lebih dari 250 perintah pelarangan bagi warga Palestina untuk memasuki Al-Aqsa telah dikeluarkan sejak awal 2026.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hati yang Penuh Toleransi
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Video: Pertaruhan Besar Nasib Indonesia di Washington
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
[FULL] Analis Soroti Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota, Staf Ahli Kapolri: Banyak Lainnya!
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Menkeu Dorong Bappenas Percepat Proses Anggaran Pemulihan Pascabencana
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Ramadan dan Kerja Sunyi Penyuluh Agama
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.