Penulis: Tio Furqan Pratama
TVRINews, Tanah Datar
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan tidak akan memberlakukan sistem satu arah (one way) di jalur Padang–Bukittinggi selama masa libur Idulfitri 2026. Keputusan tersebut diambil karena perbaikan ruas jalan Lembah Anai hingga kini belum tuntas.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengatakan kebijakan itu ditetapkan demi mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan.
“Mengingat belum tuntasnya perbaikan jalan Lembah Anai, maka kebijakan penerapan sistem one way kita tiadakan pada tahun ini,” ujar Arry, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.
Ruas jalan Lembah Anai sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu. Hingga saat ini, proses perbaikan masih terus berlangsung.
Selain meniadakan sistem satu arah, Pemprov Sumbar juga melarang pengendara berhenti di sepanjang jalur Lembah Anai.
Arry mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta meminimalkan potensi risiko kecelakaan, mengingat kawasan tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan rawan terdampak bencana.
“Kawasan ini belum sepenuhnya aman dan masih dalam proses pengerjaan. Yang perlu kita lakukan adalah mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk untuk memastikan keselamatan masyarakat. Karena itu, pengendara dilarang berhenti di sepanjang jalur tersebut,” katanya.
Arry menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah, terutama menjelang arus mudik dan balik Lebaran yang diperkirakan meningkat signifikan.
Senada dengan itu, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumbar, Masheri Yanda Boy, menyatakan pemerintah memahami kemungkinan adanya perbedaan pendapat terkait kebijakan tersebut. Namun, menurutnya, langkah yang diambil semata-mata untuk mencegah risiko yang lebih besar.
“Kalau pemerintah bertindak bisa disalahkan, tidak bertindak juga disalahkan. Tetapi yang jelas, keselamatan masyarakat harus tetap menjadi pertimbangan utama,” ujarnya.
Pemprov Sumbar menargetkan perbaikan ruas jalan Lembah Anai rampung secara keseluruhan pada Juni mendatang. Selama masa libur Lebaran, jalur tersebut tetap dibuka 24 jam guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Kebijakan pembukaan akses itu sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum RI, Dodi Hanggodo, saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan Lembah Anai serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas demi keselamatan bersama.
Editor: Redaksi TVRINews

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504696/original/009222200_1771287812-IMG_8096.jpg)


