Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Seekor bayi monyet bernama Punch menjadi pusat perhatian di media sosial. Punch merupakan bayi monyet di Kebun Binatang Ichikawa di Jepang.

Dilansir dari Hindustan Times, Kamis (19/2/2026), Punch bernasib malang. Bayi monyet berjenis makaka itu harus ditinggal sang ibu sejak lahir pada 26 Juli 2025.

Bayi monyet di Ichikawa di Jepang itu kini berusia hampir tujuh bulan. Namun kisah Punch yang selalu sendiri mendadak viral setelah beberapa cuplikan dan foto merebak luas di media sosial X.

Dilihat dari unggahan X Volcaholic, Punch kerap kali membawa sebuah boneka orangutan berukuran besar. Alasan Punch sulit melepas mainan itu lantaran tak mendapat kehangatan dari induknya. 

Padahal di dunia primata, bayi makaka justru membutuhkan bulu induknya demi mendapatkan rasa aman. Namun, ada beberapa bayi primata yang mendapat penolakan dari induknya.

Punch, bayi monyet yang dibuang induknya selalu bawa boneka orangutan
Sumber :
  • Istimewa

Penolakan bisa terjadi dengan berbagai alasan. Contoh sederhananya karena belum punya pengalaman melahirkan sehingga bingung mengasuh bayinya.

Selain itu, faktor induk primata tidak mengasuh atau sengaja membuang bayi karena gagal membangun ikatan instan. Ada juga sang induk berada di kasta terendah dalam kelompoknya sehingga mengalami tekanan dari monyet lain.

Di antara kasus tersebut, induk Punch tampak terlihat baru pertama kali melahirkan. Sang induk mengalami kelelahan sehingga tak berdaya untuk merawatnya.

Musim panas yang begitu terik diduga menjadi faktor penyebab sang induk menelantarkan Punch. Akibat bayi monyet itu hidup di tengah kesendirian, para penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi ikut turun tangan.

Mereka tidak bisa melihat hidup Punch selalu sendiri. Para penjaga kebun binatang resmi merawat secara intensif sejak hari kedua kelahiran bayi monyet tersebut.

Seiring berjalannya waktu, penjaga memiliki cara yang berbeda. Biasanya bayi monyet yang ditelantarkan induknya harus dirawat dengan inkubator.

Punch pun terpaksa dibesarkan dengan aroma dan suara monyet lain. Tujuan penjaga agar Punch bisa lebih dekat dan menjadi bagian dari kelompok sejenisnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Suap Hakim Perkara CPO: Advokat Marcella Santoso Dituntut 17 Tahun Penjara
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Satgas Pangan Bakal Cabut Izin Pedagang yang Jual di Atas Harga HET
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Meja Bartender ke Lantai Hiburan: Jejak “Whip Pink” di Tangan Anak Muda
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Laporan Masyarakat Toraja Berlanjut, Polisi Periksa Pengunggah Video Stand Up Pandji Pragiwaksono
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Metro TV dan MUI Teken MoU Hadirkan Siaran Religi Berkualitas
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.