JAKARTA, KOMPAS.com – Hari pertama Ramadhan 1447 Hijriyah, Kamis (19/2/2026), suasana perjalanan kereta rel listrik (KRL) di sejumlah stasiun Jabodetabek terlihat lebih lengang dibandingkan hari-hari biasa.
Pantauan Kompas.com dimulai dari Stasiun Tanjung Barat pukul 05.45 WIB. Suasana peron tujuan Jakarta Kota terpantau lengang, dan semua penumpang mendapat tempat duduk di bangku tunggu.
Sebagai perbandingan, pada hari-hari biasa, sejak pukul 05.30 WIB, peron sudah dipenuhi penumpang, terutama yang akan menuju Jakarta Pusat dan Stasiun Jakarta Kota.
Baca juga: Hari Pertama Ramadhan, Stasiun Tanah Abang Lebih Lengang dari Biasanya
KRL tujuan Jakarta Kota tiba pukul 05.50 WIB. Meski penumpang di dalam kereta cukup padat, masih ada ruang untuk naik.
Kereta berangkat pukul 05.52 WIB, dan beberapa penumpang, termasuk tim Kompas.com, langsung mendapat tempat duduk saat banyak penumpang turun di Stasiun Cawang.
Sesampainya di Stasiun Manggarai pukul 06.20 WIB, hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Namun, kondisi di peron lantai 3 tetap lengang, baik peron jurusan Jakarta Kota maupun Bogor.
Hal ini memudahkan penumpang untuk transit ke peron lain, seperti jurusan Bekasi-Cikarang dan Tanah Abang-Duri-Angke.
Pada hari-hari biasa, jalur transit ini kerap padat dan memaksa penumpang antre panjang di tangga penghubung lantai. Hari ini, penumpang bisa berjalan cepat dan lancar.
Di lantai 1, tepatnya peron Tanah Abang-Duri-Angke, kepadatan penumpang tampak lebih terasa. Petugas stasiun menginformasikan bahwa ada dua KRL yang akan berangkat ke jurusan yang sama dengan jadwal berbeda, sehingga penumpang bebas memilih.
Mayoritas memilih KRL pukul 06.40 WIB, sedangkan KRL berikutnya berangkat pukul 06.55 WIB. Perjalanan dari Manggarai ke Tanah Abang melalui Stasiun Sudirman, BNI City, dan Karet, dan KRL sampai di Tanah Abang pukul 06.50 WIB.
Baca juga: KRL Sempat Gangguan, Penumpukan Penumpang di Stasiun Serpong Sudah Terurai
Kondisi di Stasiun Tanah Abang: ramai tapi lancarPantauan Kompas.com dari pukul 06.50 hingga 07.20 WIB menunjukkan arus penumpang yang turun untuk transit ke Bekasi, Cikarang, Kampung Bandan, dan Tigaraksa ramai, namun tidak sampai menimbulkan antrean panjang seperti biasanya.
Sebagai perbandingan, di hari-hari biasa lorong transit ke jurusan green line atau Tanah Abang-Rangkasbitung sudah padat antrean penumpang pada pukul 07.00 WIB.
Kepadatan sempat terjadi di peron Tanah Abang-Rangkasbitung pukul 07.05 WIB, tetapi petugas keamanan langsung memberi aba-aba agar penumpang tidak berhenti di tengah lorong.
"Jangan berhenti di tengah jalan ya, jangan berhenti di tengah jalan," tutur petugas.
KRL jurusan Tanah Abang-Tigaraksa datang, dan penumpang yang menumpuk segera masuk ke kereta. Dua menit kemudian, kereta berangkat dan peron kembali lengang.





