Malam pertama Ramadan 1447 Hijriah, banjir susulan kembali melanda sejumlah desa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Banjir susulan ini membuat warga panik.
Curah hujan yang tinggi sejak sore hingga malam, menyebabkan air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.
Banjir terutama terjadi di Kecamatan Meurah Dua, dengan desa-desa terdampak meliputi Pante Beureune, Dayah Husen, dan Menasah Mancang. Debit air sungai yang meningkat membuat permukiman warga terendam dengan ketinggian 30–60 cm di beberapa titik.
Baca juga: BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 23 Februari
Warga setempat kini tetap siaga, karena curah hujan tinggi masih berlangsung dan air dilaporkan terus naik. Kondisi ini menimbulkan kepanikan dan trauma, mengingat wilayah ini telah beberapa kali dilanda banjir sepanjang Februari 2026.
Banjir susulan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk terus waspada menghadapi hujan deras di awal bulan suci Ramadan.




