Di Depan Pengusaha AS, Prabowo Cerita soal MBG, Danantara, hingga Pemberantasan Korupsi

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menceritakan sejumlah program kepemimpinannya saat menghadiri Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce dalam kunjungannya ke Washington D.C, Amerika Serikat (AS), Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Program-program tersebut adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, hingga komitmennya dalam memberantas korupsi dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Prabowo menegaskan, pemerintahannya fokus pada upaya menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat sekaligus menciptakan iklim investasi yang stabil dan tepercaya.

Indonesia, kata Prabowo, telah menjalankan proyek-proyek besar yang dirancang untuk mengatasi persoalan banyaknya anak-anak yang menghadapi kelaparan dan malanutrisi. Program itu ia pelajari dari pengalaman Amerika dan Eropa.

Baca juga: Prabowo Yakinkan Pebisnis Amerika, Perjanjian Dagang Besar RI-AS Bakal Diselesaikan

"Saya memahami bahwa ini adalah bagian nyata dari proses demokratisasi. Demokrasi yang nyata harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat melalui layanan pendidikan dan kesehatan," kata Prabowo, dikutip dari tayangan Kompas TV, Kamis (19/2/2026).

Prabowo juga menjelaskan bahwa program MBG itu tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak saja. Program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Saat ini, kata Prabowo, Indonesia sudah memiliki sekitar 23.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang memasak menu setiap hari.

"Kami sekarang sudah memiliki 23.000 dapur, setiap dapur mempekerjakan 50 orang di desa. Ibu-ibu yang sebelumnya tidak punya penghasilan, kini punya penghasilan," ucapnya.

Tak heran, program ini turut menciptakan permintaan berbagai komoditas di setiap desa, mulai dari telur, ayam, sayuran, dan tomat.

Baca juga: Di Depan Pengusaha Amerika, Prabowo Jamin Iklim Investasi RI Kondusif

"Sehingga petani-petani sekitar memiliki jaminan pasar. Ini menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang menciptakan semacam ledakan ekonomi dari bawah," tuturnya.

Selain program MBG, Kepala Negara juga memperkenalkan pembentukan sovereign wealth fund atau Danantara sebagai bagian dari strategi hilirisasi industri nasional.

"Kami baru saja membentuk sovereign wealth fund baru yang dinamakan Danantara. Semua aset milik negara telah kami konsolidasikan ke dalam badan pengelola investasi ini untuk mendorong hilirisasi industri," ujarnya.

Prabowo pun secara terbuka mengakui adanya tantangan serius dalam tata kelola pemerintahan, termasuk korupsi dan aktivitas ekonomi ilegal.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun di kesempatan yang sama, ia menegaskan komitmennya untuk menghadapi dan memberantasnya secara langsung.

"Kami memiliki masalah tata kelola, korupsi, dan kelemahan institusi. Banyak penyelundupan terjadi. Banyak kegiatan ekonomi ilegal seperti pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, dan perkebunan ilegal di hutan lindung. Ini adalah masalah lama, tetapi saya memilih untuk menghadapinya secara langsung," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Kirim 50 Jet Tempur ke Timur Tengah, Persiapan Perang dengan Iran?
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Penyidikan Belum Rampung, KPK Perpanjang Pencegahan Gus Yaqut ke Luar Negeri
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Soal Dugaan Gratifikasi Fasilitas Jet Pribadi ke Menag, Ini Klarifikasi Kemenag hingga Respons KPK
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Stok Menipis, Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati Merangkak Naik
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
DPRD Fraksi PDIP Soroti 1,48 Juta Peserta PBI Jatim Dinonaktifkan, Pelayanan Jangan Terhambat
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.