REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – DKI Jakarta menghadapi sejumlah peristiwa penting pada Jumat (20/2), mulai dari gangguan operasional Transjakarta akibat banjir hingga warga Kebon Pala, Kampung Melayu, yang setuju dengan rencana normalisasi Kali Ciliwung.
PT Transjakarta menghentikan sementara beberapa rute layanan pada Jumat pagi karena banjir dan genangan air di sejumlah titik. Penyesuaian operasional ini dilakukan pada jam sibuk, menurut Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menertibkan lapangan padel yang tidak memiliki izin lengkap dan mengganggu ketertiban umum. Gubernur Pramono Anung menyatakan tindakan tegas akan diambil pada Senin atau Selasa mendatang.
Di sisi lain, seorang pria berinisial MZJ (24) tewas tertabrak kereta di perlintasan rel Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis malam. Ipda Priyo Purnomo, Panit Reskrim Polsek Tambora, menyatakan korban meninggal di tempat kejadian perkara.
Kemudian, mayoritas warga Kebon Pala, Kampung Melayu, menyatakan dukungan terhadap normalisasi Kali Ciliwung untuk mengatasi banjir. Sanusi, Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, menyebut banyak warga yang menerima rencana tersebut.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, mengakui belum sepenuhnya mengatasi masalah banjir, kemacetan, dan kemiskinan di Jakarta. Dalam acara bertajuk “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah”, Pramono menegaskan upaya pengurangan masalah tersebut tetap menjadi prioritas.