Program mudik gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali digelar.
Program tahunan ini digelar sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Hari Raya Idulfitri, untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan tertib, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.
Pendaftaran Mudik Gratis Tahun 2026/1447 H akan dibuka mulai 22 Februari 2026 secara daring, melalui laman mudikgratis.jakarta.go.id.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, seluruh tahapan harus diikuti sesuai jadwal, agar proses administrasi berjalan lancar dan kuota dapat dimanfaatkan secara optimal.
Baca Juga: COO Danantara Dony Oskaria Tinjau Langsung Progres Tol Padang-Sicincin, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026
Ia mengatakan, setiap calon peserta wajib menyiapkan kelengkapan administrasi berupa Kartu Keluarga (KK), KTP DKI Jakarta yang diutamakan, serta STNK apabila membawa sepeda motor.
“Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga."
"Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang didaftarkan harus sesuai dengan NIK pada KTP asli,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Setelah mendaftar, calon peserta wajib melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi kelengkapan administrasi ke lokasi verifikasi terdekat.
Apabila ditemukan pendaftaran ganda di program mudik lain, maka pendaftaran akan otomatis dibatalkan dan keputusan bersifat final.
“Tiket juga dilarang untuk diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada pihak lain,” tegas Syafrin.
Baca Juga: ASLC Bidik Lonjakan Permintaan Mobil Bekas Saat Mudik
Terkait waktu pendaftaran, Dishub DKI membagi menjadi tiga kluster.
Kluster pertama meliputi tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap, dengan waktu pendaftaran 22–24 Februari 2026.
Kluster kedua untuk tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan, dengan waktu pendaftaran 25–27 Februari 2026.
Kluster ketiga mencakup Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo, dengan waktu pendaftaran 28 Februari–2 Maret 2026.
Waktu verifikasi juga dibagi berdasarkan kluster.
Kluster pertama dilaksanakan pada 25–27 Februari 2026.
Baca Juga: Strategi Pemerintah dan DKI Jakarta Hadapi 3,67 Juta Kendaraan Keluar Kota saat Puncak Arus Mudik 2026
Kluster kedua pada 28 Februari–2 Maret 2026.
Sedangkan kluster ketiga berlangsung pada 3–5 Maret 2026.
“Peserta yang tidak hadir pada jadwal verifikasi yang telah ditentukan, akan dianggap mengundurkan diri dan kuota akan dialihkan kepada pendaftar lain,” terang Syafrin.
Syafrin mengimbau masyarakat memperhatikan jadwal sesuai kluster tujuan masing-masing, dan memastikan seluruh dokumen lengkap sebelum datang ke lokasi verifikasi.
“Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus menjaga ketertiban administrasi agar pelaksanaan mudik berjalan lancar,” ucapnya.
Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan kota-kota tujuan serta jadwal keberangkatan armada bus dan truk pengangkut sepeda motor.
Baca Juga: Warga Jateng Bisa Mudik Gratis 2026 Naik Kereta, Ini Link dan Cara Daftarnya
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap program Mudik Gratis 2026 dapat membantu warga merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” harapnya.
Berikut ini lokasi verifikasi yang tersebar di lima wilayah kota administrasi dan satu titik tambahan:
Jakarta Pusat
Lapangan Tenis Kompleks Dinas Teknis Jatibaru, Jalan Taman Jatibaru Nomor 1.
Call Center: 0895 4032 66909
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jalan RP Soeroso Nomor 21, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center: 0895 4032 66908
Jakarta Utara
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Jalan Plumpang Semper, Tugu Selatan, Koja.
Call Center: 0895 4032 66692
Jakarta Barat
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Barat, Jalan Raya Ring Road, Rawa Buaya, Cengkareng.
Call Center: 0895 4030 66694
Jakarta Selatan
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jalan MT Haryono Kavling 45–46, Cikoko, Pancoran.
Call Center: 0895 4032 66693
Jakarta Timur
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Timur, Jalan Perserikatan Nomor 1 RT 2 RW 8, Jati, Pulogadung atau Terminal Rawamangun.
Call Center: 0895 4032 66691.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan truk, ke enam kota tujuan.
“Sehingga masyarakat dapat tetap menggunakan kendaraannya saat berada di kampung halaman tanpa harus mengendarainya dari Jakarta,” cetus Syafrin.
Syafrin menjelaskan, untuk arus mudik, pemberangkatan sepeda motor dijadwalkan pada Senin 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung.
Penyerahan sepeda motor arus mudik paling lambat dilakukan pada 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.
Baca Juga: Askrindo dan IFG Sediakan 2.150 Tiket Mudik Gratis untuk Lebaran 2026, Cek Rutenya!
Sedangkan pemberangkatan penumpang akan dilaksanakan pada Selasa 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas).
Untuk arus balik ke Jakarta, pemberangkatan sepeda motor dijadwalkan pada Rabu 25 Maret 2026 dari enam terminal tujuan menuju Terminal Pulogadung.
Sedangkan pemberangkatan penumpang arus balik akan dilaksanakan pada Kamis 26 Maret 2026 dari 20 terminal tujuan, menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang.
Berikut ini daftar lokasi tujuan dalam program Mudik Gratis 2026 Pemprov DKI Jakarta:
Lokasi tujuan bus pemudik:
- Terminal Tirtonadi Solo
- Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya
- Terminal Alang-Alang Lebar, Kota Palembang
- Terminal Purboyo Madiun
- Terminal Pilangsari Sragen
- Terminal Cilacap
- Terminal Giwangan Yogyakarta
- Terminal Kertawangunan, Kabupaten Kuningan
- Terminal Rajabasa, Kota Bandar Lampung
- Terminal Kota Tegal
- Terminal Kabupaten Kebumen
- Terminal Kepuhsari Jombang
- Terminal Pekalongan
- Terminal Giri Adipura Wonogiri
- Terminal Tamanan Kediri
- Terminal Arjosari Malang
- Terminal Mendolo Wonosobo
- Terminal Bulupitu Purwokerto
- Terminal Mangkang, Kota Semarang
- Terminal Purabaya, Kabupaten Sidoarjo.
Lokasi tujuan truk pengangkut sepeda motor:
- Terminal Mangkang, Kota Semarang
- Terminal Kabupaten Kebumen
- Terminal Tirtonadi Solo
- Terminal Giwangan Yogyakarta
- Terminal Giri Adipura Wonogiri
- Terminal Purabaya, Kabupaten Sidoarjo. (*)





