Partisipasi RI di BoP Jadi Kontroversi, Eks Kepala BAIS: Prabowo Risk Taker, Ambil Celah yang Ada

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Eks Kepala BAIS TNI Laksda (Purn.) Soleman B Ponto. (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Eks Kepala BAIS TNI Laksda (Purn.) Soleman B Ponto menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto bergabung dengan Board of Peace (BoP) menunjukkan karakternya sebagai seorang mantan tentara. Soleman menyebut Prabowo ingin mengambil peluang yang tersedia untuk mewujudkan amanat konstitusi, yakni menjaga ketertiban dunia.

Hal tersebut disampaikan Soleman usai langkah pemerintah RI bergabung dengan BoP dan International Stabilization Forces (ISF) menuai kontroversi. BoP dikritik karena tidak menyusun peta jalan untuk kemerdekaan Palestina serta tidak mengakui penjajahan Israel.

Baca Juga: Indonesia Jadi Deputi Komandan ISF, Pakar Soroti Kans Terlibat Pelucutan Hamas

"Pak Prabowo sudah meletakkan, sesedikit apa pun celah itu, bagi militer, manfaatkan. Kita ingin ikut melaksanakan ketertiban dunia, kemerdekaan adalah hak segala bangsa," kata Soleman dalam program "Bola Liar" KompasTV, Jumat (20/2/2026).

"Ada celah enggak? Ada sekarang, kenapa kita tidak mainkan? Kalau kita bilang kita mau ini lewat PBB, tidak ada di situ bahwa untuk itu semua harus lewat PBB."

Soleman mengakui bahwa agenda BoP belum pasti berujung kemerdekaan Palestina seperti komitmen historis Indonesia. Namun, tindakan Prabowo disebutnya lebih baik dibanding sekadar berdiam diri.

"Pak Prabowo ini seorang tentara, apa pun langkahnya itu dipengaruhi oleh psikologi seorang tentara, risk taker, sekecil apa pun peluang yang ada, diambil," kata Soleman.

"Sekarang disampaikan, ada peluang, kenapa kita tidak ambil? Atau kita memilih kita duduk diam sampai mati?"

Sebelumnya, BoP diketahui menggelar pertemuan perdana di Washington, AS, pada Kamis (19/2/2026). Pertemuan ini turut diikuti Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia ditunjuk menjadi Deputi Komandan ISF yang akan diterjunkan ke Gaza. Indonesia pun menjadi salah satu negara pertama yang akan mengirim pasukan ke Palestina.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • prabowo subianto
  • board of peace
  • suleman b ponto
  • indonesia board of peace
  • israel palestina
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jam Pelayanan Dukcapil Jakarta selama Ramadan 2026, Cek Infonya!
• 23 jam laludetik.com
thumb
Ide Meal Prep yang Praktis Buat Sahur
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kontrak ExxonMobil di Blok Cepu Akan Diperpanjang hingga 2055
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Menlu Pastikan Indonesia Perhatikan Keamanan dan Kesejahteraan 8.000 Prajurit yang Dikirim ke Gaza
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Israel Tangkap Imam Masjid Al Aqsa, MPR Minta Bahas di BoP
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.