Kata Hamas soal ISF yang Indonesia Jadi Wakil Komandannya

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kelompok Hamas buka suara mengenai pasukan penjaga perdamaian internasional di Gaza. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan bahwa mereka menyambut Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang baru dibentuk tersebut, tetapi menolak campur tangan apa pun dalam "urusan internal" wilayah Gaza.

Pada pertemuan perdana "Dewan Perdamaian" bentukan Presiden AS Donald Trump di Washington pada hari Kamis lalu, diumumkan bahwa sejumlah negara, termasuk Indonesia, akan mengirimkan pasukan untuk ISF. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai wakil komandan ISF.

"Posisi kami mengenai pasukan internasional sudah jelas," kata juru bicara Hamas, Qassem, dilansir AFP, Sabtu (21/2/2026).

Baca juga: Kenapa Indonesia Kirim Ribuan Pasukan ke Gaza?

"Kami menginginkan pasukan penjaga perdamaian yang memantau gencatan senjata, memastikan pelaksanaannya, dan bertindak sebagai penyangga antara tentara pendudukan dan rakyat kami di Jalur Gaza, tanpa mencampuri urusan internal Gaza," imbuhnya kepada AFP.

ISF bertujuan untuk memiliki 20.000 tentara, serta pasukan polisi baru. Indonesia telah menyatakan siap mengirimkan hingga 8.000 tentara.

Nickolay Mladenov, yang ditunjuk sebagai perwakilan tinggi untuk Gaza oleh Amerika Serikat, mengumumkan pada pertemuan Dewan Perdamaian tentang dimulainya perekrutan untuk pasukan polisi pasca-Hamas di Gaza.

"Melatih pasukan polisi Palestina dalam kerangka nasional mereka bukanlah masalah jika tujuannya adalah untuk menjaga keamanan internal di Jalur Gaza dan menghadapi kekacauan yang ingin diciptakan oleh pendudukan dan milisinya," tambah Qassem.




(ita/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mata Uang Asia Babak Belur di Hadapan Dolar AS, Jepang Paling Parah!
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Putusan Mahkamah Agung AS Memungkinkan Indonesia Renegosiasi Tarif
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bahlil Bakal Buka Keran Impor Bioetanol dari AS untuk Mandatori E10
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Korsel: Perjanjian Dagang dengan AS Tetap Berlaku Meski Tarif Trump Dibatalkan MA
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Rayakan Tahun Baru Tibet, Lhasa gelar pertunjukan berkuda
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.