Al Mustofa, Salah Satu Masjid Tertua di Kota Bogor: Dibangun Tahun 1728, Ada Al Quran yang Ditulis Tangan

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Masjid Al-Mustofa yang berada di Jalan Ceremai Ujung, Bantarjati Kaum, Bantarjati, merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Kota Bogor.

Berlokasi di tempat padat penduduk, masjid ini menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat setempat untuk menunaikan ibadah hingga kegiatan keagamaan.

Masjid ini didirikan pada tahun 1728 dan dibangun oleh sosok ulama yaitu bernama Tubagus Mustofa Al Bakri yang berasal dari Banten.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Mustafa, Ahmad Kusnadi mengatakan, bahwa dalam sejarahnya, masjid ini bagian dari pesantren yang didirikan oleh Tubagus Mustofa.


Masjid Al-Mustofa yang berada di Jalan Ceremai Ujung, Bantarjati Kaum, Bantarjati, Kota Bogor. (Foto: tvOnenews.com/Aldi Herlanda)

Seiring berkembangnya waktu, masjid ini digunakan sebagai pusat pembelajaran agama islam untuk masyarakat sekitar.

Selain itu, terdapat Al Quran yang ditulis tangan oleh sang pendiri. Kini Al Quran tersebut tersimpan rapi dengan dibalut kotak kaca, agar tetap menjaga kelestariannya.

Secara bangunan, ucap Kusnadi, masjid ini sudah beberapa kali dilakukan renovasi atau perbaikan di setiap sudutnya.

Namun ia menegaskan bahwa pilar-pilar yang dahulunya terbuat dari kayu-kayu kini diperbagus dengan dibuat secara permanen, tetapi tidak menghilangkan gaya arsitektur bangunan.

"Awalnya ini dibuat dari kayu, sebagian besar dari kayu, sekarang saja sudah banyak yang ditembok. Pintu juga berubah, dulu pintunya dari kayu khas jaman dulu ya. Di tengah masjid juga ada 4 tiang dari kayu untuk menopang menara, sekarang sudah permanen," katanya kepada tvOnenews, Sabtu (21/2/2026).


Masjid Al-Mustofa yang berada di Jalan Ceremai Ujung, Bantarjati Kaum, Bantarjati, Kota Bogor. (Foto: tvOnenews.com/Aldi Herlanda)

Saat ini, masjid Al Mustofa masih digunakan sebagain kegiatan-kegaiatan kegamaan seperti pengajian anak-anak, pesantren kilat, hingga acara maulid nabi.

Masjid ini menjadi jantung bagi masyarakat setempat untuk menjadi sarana tempat ibadah, dan juga digunakan sebagai salat tawarih serta salat Idul Fitri saat Hari Raya Lebaran.

"Kegiatan disini seperti biasa, kaya pengajian, salat. Hingga saat ini kegiatan masih digelar, karena ini merupakan pesan dari sesepuh," ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dampak Iklim pada Stabilitas Ekonomi
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pengamat Maritim Soroti Bahaya Vape bagi Keselamatan Pelayaran
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Top 6 Indonesian Idol 2025 Jadi Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak di Atambua
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anak Puasa Setengah Hari, Bagaimana Hukum Islamnya?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Israel Tangkap Imam Masjid Al Aqsa, MPR Minta Bahas di BoP
• 12 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.