MILAN, KOMPAS.TV - Perjalanan Bodo/Glimt di UEFA Champions League musim 2025/2026 tak lagi bisa disebut kejutan sesaat. Klub asal Norwegia itu menjelma menjadi fenomena.
Dari tim yang harus memulai langkah di babak kualifikasi, mereka kini berdiri sebagai salah satu ancaman serius di babak 16 besar.
Label “underdog” perlahan memudar. Bodo/Glimt bukan sekadar tim yang menumpang lewat, melainkan eksekutor raksasa Eropa musim ini.
Baca Juga: Inter Milan Dihajar Bodo/Glimt, Chivu Terkejut dengan Performa Lawan yang Jadi Penyebab Kekalahan
Awal yang Nyaris Terlupakan: Lolos dari Babak KualifikasiSebelum menjadi sorotan Eropa bahkan dunia, Bodo/Glimt lebih dulu berjuang di jalur kualifikasi.
Mereka menghadapi Sturm Graz dan tampil dominan dengan agregat 6-2.
Kemenangan 5-0 di leg pertama di Aspmyra Stadion menjadi fondasi kepercayaan diri.
Intensitas pressing, tempo tinggi, dan kemampuan memanfaatkan kondisi dingin Norwegia membuat lawan kesulitan beradaptasi.
Dari sana, mereka mengamankan tiket ke fase liga yang diikuti 36 tim dalam format baru Liga Champions.
Perjalanan di fase liga tidak berjalan mulus. Bodo/Glimt sempat terseok-seok dan finis di peringkat ke-23 klasemen akhir.
Posisi itu hanya cukup untuk mengantar mereka ke babak knockout play-off.
Mereka menelan kekalahan dari Galatasaray (1-3), AS Monaco (0-1), dan Juventus (2-3).
Inkonsistensi menjadi isu utama di paruh awal kompetisi. Namun, momentum berubah drastis pada Januari 2026.
Baca Juga: Man City Kalah dari Bodo/Glimt, Pep Guardiola: Saya Tidak Meremehkan Mereka
Aspmyra Stadion kembali menjadi saksi sejarah ketika Bodo/Glimt menumbangkan Manchester City dengan skor 3-1.
Kemenangan itu bukan sekadar hasil positif, melainkan pernyataan bahwa mereka mampu bersaing dengan elite Eropa.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Bodo Glimt Liga Champions
- perjalanan Bodo Glimt 2025 2026
- Bodo Glimt vs Inter Milan
- hasil Liga Champions terbaru
- giant killer Liga Champions
- Bodo Glimt Manchester City





