Usulan PT Jadi 7 Persen Bisa Jadi Sandungan PSI ke Parlemen

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai usulan ambang batas perlemen atau parliamentary threshold (PT) tujuh persen mempersempit ruang PSI masuk ke parlemen. 

Diketahui, pernyataan PT tujuh persen disampaikan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dalam sebuah wawancara di Jakarta, Sabtu (21/2).

BACA JUGA: Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Banyak Suara Rakyat Terbuang

Arifki menduga usul PT tujuh persen bukan semata mewujudkan desain kelembagaan yang kuat, melainkan ada instrumen politik lain.

“Dalam konteks 2029, PSI menjadi salah satu partai yang paling terdampak jika aturan itu diberlakukan,” ujar dia melalui layanan pesan, Rabu (25/2). 

BACA JUGA: 57 Pegawai KPK yang Dipecat Gegara TWK Bakal Kembali ke Gedung Merah Putih?

Arifki mengatakan usul PT tujuh persen menjadi sinyal kuat bagi kader NasDem untuk tidak pindah ke PSI, seperti terjadi belakangan.

Menurut pengamat politik itu, potensi migrasi kader NasDem ke PSI ke depan masih terbuka dan bahkan bisa makin besar. 

BACA JUGA: 3 Polisi di Donggala Ini Dipecat, Pernyataan Kompol Sulardi, Tegas!

"Dalam konteks itu, usulan ambang batas tujuh persen dapat dibaca sebagai 'lampu kuning' bagi kader yang mempertimbangkan perpindahan partai, agar menimbang ulang risiko elektoral jika bergabung dengan partai yang belum pernah lolos parlemen, "ujar Arifki. 

Arifki menilai ambang batas lebih tinggi membuat partai-partai kecil dan menengah akan menghadapi hambatan besar lolos ke parlemen. 

Menurut dia, PSI yang selama ini mengandalkan ceruk pemilih muda dan urban, dipaksa bekerja dua kali lipat serta berkeringat menggapai angka PT tujuh persen.

"Ya, bagi NasDem, terbaca agar tak banyak lagi kader yang pindah partai. Bagi PSI, ini menjadi ujian elektoral sekaligus ujian ketahanan organisasi menjelang 2029," kata Arifki. (ast/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PDIP Bicara Sumber Anggaran MBG di APBN dari Pos Pendidikan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Wasekjen PRIMA Nilai Usulan Kenaikan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Putusan MK
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Reality Club Rilis Close to You, Jadi Momen Refleksi Diri di Ramadan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
RI Impor Induk Ayam dari AS, Harga Sekitar Rp 500.000 per Ekor
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua Banggar DPR RI Minta Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari India Dibatalkan karena Berpotensi Rugikan Ekonomi Nasional
• 15 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.