Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Sasar Kelas Menengah ke Atas

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak akan berdampak pada masyarakat miskin. Pasalnya, iuran kelompok tersebut ditanggung oleh pemerintah.

Ia menegaskan, kebijakan penyesuaian iuran lebih menyasar masyarakat kelas menengah ke atas.

“Kenaikan resmi BPJS tidak ada pengaruhnya sama sekali kepada masyarakat miskin, karena masyarakat miskin dibayari oleh pemerintah,” kata Budi di kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.

Menurutnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan saat ini diperkirakan mengalami defisit sekitar Rp20 hingga Rp30 triliun. Pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp20 triliun untuk menutup kekurangan tersebut.

Meski demikian, Budi mengingatkan potensi defisit dapat terus terjadi setiap tahun apabila tidak ada perubahan kebijakan yang bersifat struktural.

Ia menjelaskan, dampak dari defisit tersebut bisa dirasakan oleh fasilitas layanan kesehatan, terutama rumah sakit, yang berpotensi mengalami keterlambatan pembayaran klaim.

“Itu akan terasa dengan penundaan pembayaran ke rumah sakit-rumah sakit. Jadi rumah sakit mengalami kesulitan untuk operasionalnya. Itu sebabnya harus ada perubahan yang struktural,” ujarnya.

Budi menambahkan, kenaikan tarif iuran tidak akan memengaruhi masyarakat yang masuk dalam kelompok Desil 1 hingga 5 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kelompok tersebut, kata Budi, telah tercakup dalam skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) yang dibiayai pemerintah.

"Konsepnya asuransi sosial seperti BPJS Kesehatan memang seperti itu, dimana orang yang kaya mensubsidi yang miskin," kata Budi.

Ia menilai mekanisme tersebut serupa dengan sistem perpajakan, di mana masyarakat berpenghasilan lebih tinggi membayar pajak lebih besar, tetapi manfaat fasilitas publik dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dibiayai Dana Abadi APBN, Ini Kewajiban Penerima Beasiswa LPDP Setelah Lulus
• 3 jam laludisway.id
thumb
8.282 Gram Sabu Dimusnahkan, Kapolda Sumsel: Simbol Ketegasan Memberantas Narkoba
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengamat soroti dampak impor etanol AS pada ketahanan energi
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
PSM Sudah Analisa Kekuatan Persebaya
• 9 jam lalucelebesmedia.id
thumb
IWIP, Weda Bay Nickel, dan Tenant Perkuat Budaya K3 sebagai Pondasi Kerja Aman dan Berkelanjutan
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.