Permintaan Avtur Diprediksi Melonjak 3 Persen Jelang Lebaran 2026

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Permintaan bahan bakar pesawat atau avtur secara nasional diprediksi meningkat sebesar 3 persen menjelang momen Hari Raya Idulfitri 2026.

Permintaan Avtur Diprediksi Melonjak 3 Persen Jelang Lebaran 2026. (Foto Tangguh/IMG)

IDXChannel - Permintaan bahan bakar pesawat atau avtur secara nasional diprediksi meningkat sebesar 3 persen menjelang momen Hari Raya Idulfitri 2026. Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya aktivitas penerbangan selama periode Ramadan dan arus mudik Lebaran 2026.

"Secara nasional, prediksi demand avtur secara nasional akan mengalami kenaikan 3 persen untuk masa periode Ramadan dan Idulfitri ini," ujar VP Aviation Fuel Business PT Pertamina (Persero) Yosef Iswadi saat kunjungan ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga:
Pertamina Prediksi Konsumsi BBM, Avtur hingga LPG Meningkat Selama 2025

Menurutnya, Pertamina saat ini juga tengah bersiap menghadapi Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama periode hari besar keagamaan.

Yosef menambahkan, pada masa Lebaran biasanya terjadi peningkatan extra flight di sejumlah bandara, sehingga jam operasional dapat diperpanjang menjadi 24 jam. Untuk itu, Pertamina telah menyiapkan sarana dan fasilitas pendukung serta sumber daya manusia (SDM) agar layanan tetap optimal dan andal.

Baca Juga:
RDMP Balikpapan Beroperasi, Indonesia Ditargetkan Tak Impor Avtur Mulai 2027

"Kita juga telah memperkuat engagement kita dengan stakeholder bandara, khususnya apabila ada perubahan-perubahan jam operasional bandara sampai ke 24 jam. Karena memang masa Lebaran ini banyak extra flight yang muncul di beberapa bandara yang kegiatan jam operasionalnya bisa berubah sampai 24 jam," ujar Yosef.

Baca Juga:
Beri Kepastian bagi Dunia Usaha, AHY Usul Perpres Baru Terkait Penerapan Bioavtur

Dalam kesempatan yang sama, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menegaskan, persiapan tidak dilakukan secara mendadak, melainkan jauh sebelum periode puncak dimulai.

"Jadi biasanya kalau menjelang Ramadan dan Idulfitri atau Natal dan Tahun Baru itu jauh sebelumnya teman-teman sudah build up stock, sudah persiapan segala sesuatunya sehingga nanti pada saat kickoff itu sudah tinggal running saja," kata dia.

Arya menekankan, pembentukan Satgas RAFI merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menjaga pelayanan prima kepada konsumen, khususnya di sektor aviasi yang mengalami lonjakan aktivitas selama musim mudik.

"Dan ini adalah rutin agenda setiap tahun, sehingga harapannya kita bisa tetap memenuhi pelayanan yang prima kepada seluruh konsumen dan tentunya melayani dengan sepenuh hati," ujar dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dirut LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Hina Negara: Kami Sangat Menyesalkan
• 16 menit lalukumparan.com
thumb
Menaker Buka Suara soal Dugaan Pekerja Mie Sedaap Dirumahkan Jelang Lebaran 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Pangkas Birokrasi, Kementerian Investasi Beri Kemudahan Izin Lokasi Mandiri bagi Usaha Mikro
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Padel di Cilandak dan Isyarat Tegas Pramono soal Pembongkaran
• 11 jam lalukompas.com
thumb
BRIN Rilis Indeks Daya Saing Daerah 2025: Skor Tertinggi Ada di Jawa dan Bali
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.