THR Cepat Ludes? Begini Cara Bijak Mengatur dan Mengalokasikannya

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Tunjangan Hari Raya (THR) kerap terasa besar saat diterima, tetapi tak sedikit yang mengeluh uang tersebut cepat habis sebelum atau sesaat setelah Lebaran. 
Padahal, dengan strategi yang tepat, THR bisa menjadi momentum memperkuat kondisi keuangan, bukan sekadar menambah daftar belanja musiman.
 
Edukator keuangan Aliyah Nastasya membagikan cara menyiasati uang THR agar lebih optimal dan tidak habis tanpa arah.
 
“Untuk alokasi THR menurut saya ada porsi-porsi yang juga kita bisa bagi porsinya, alokasinya itu harus ideal,” kata Aliyah dilansir Antara, Rabu, 25 Februari 2026. Awali dengan niat dan skala prioritas Menurut Aliyah, kunci utama pengelolaan THR adalah niat untuk menabung serta membaginya sesuai prioritas kebutuhan. Tanpa komitmen sejak awal, uang sebesar satu bulan gaji itu berisiko habis untuk pengeluaran impulsif.

“Ini (THR) sebenarnya besar karena seukuran satu bulan gaji, cuma kita kadang setelah terima, setiap lebaran habis saja, kenapa? Karena kita tidak ada niat untuk mengalokasikannya untuk hal yang penting,” kata dia.
  Baca juga: THR ASN 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Rincian Nominal per Golongan
Dengan niat yang kuat, seseorang akan lebih mudah menyusun kebutuhan secara terstruktur. 
Termasuk menentukan standar hidup yang realistis sebelum pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Contoh pembagian persentase THR Aliyah menyarankan agar THR dibagi dalam beberapa pos sesuai kebutuhan. Pembagian ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu, namun secara umum dapat dibagi sebagai berikut:
 
- 20 persen untuk zakat fitrah, infaq, dan melunasi utang konsumtif
- 20 persen untuk kebutuhan Lebaran seperti hidangan, pakaian, dan hampers
- 30 persen untuk kebutuhan mudik dan transportasi
- 30 persen untuk disimpan sebagai investasi jangka panjang
 
Selain itu, setiap pos perlu dirinci kembali ke dalam kebutuhan jangka pendek, menengah, dan panjang. Tujuannya agar dana yang telah disusun tidak keluar dari rencana awal. Investasi dan waktu jadi kunci Aliyah menekankan bahwa dalam investasi jangka panjang, waktu memegang peranan penting. Perencanaan yang matang sejak awal akan membantu mengamankan kebutuhan prioritas dan tujuan finansial di masa depan.
 
Perencanaan keuangan juga memudahkan masyarakat memetakan target yang ingin dicapai, lengkap dengan tenggat waktunya.
 
“Semuanya itu enggak bisa didapatkan dalam satu waktu. Ada musimnya masing-masing,” kata dia.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Transformasi komunikasi publik di era netizen ekspresif
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolres Pelabuhan Makassar Cek Langsung Kesiapan Randis Bhabinkamtibmas
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Ini Tips Konsisten Lari saat Puasa versi teman kumparan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Serunya Berburu Takjil Khas dan Tradisional di Kawasan Pasar Kotagede Yogyakarta
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kapolda Aceh Kawal Pembangunan Huntap Demi Hidupkan Kembali Ekonomi Masyarakat
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.