Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, sepanjang tahun 2025, mengungkapkan hasil penemuan mengenai peredaran obat-obatan ilegal yang dijual bebas di berbagai marketplace.
Dari hasil patroli siber tersebut, ditemukan jutaan produk tanpa izin edar yang didominasi oleh obat kulit, penambah stamina, hingga vitamin impor.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, sepanjang tahun 2025, mengungkapkan hasil penemuan mengenai peredaran obat-obatan ilegal yang dijual bebas di berbagai marketplace.
Dari hasil patroli siber tersebut, ditemukan jutaan produk tanpa izin edar yang didominasi oleh obat kulit, penambah stamina, hingga vitamin impor.
Dalam laporan BPOM, sejumlah produk obat ilegal ditemukan dengan volume penjualan yang cukup signifikan. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap produk-produk tersebut.
Daftar 10 Obat IlegalBPOM menyediakan daftar 10 produk obat ilegal yang ditemukan berdasarkan volume penjualannya. Daftar ini menjadi acuan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk.
Rincian Produk Terlaris-
Pi Kang Wang (Obat Kulit)
-
Terjual: 300.480 produk
-
Asal: China
-
Penjual Terbanyak: Kabupaten Tangerang
-
-
Swiss Paris Lotion
-
Terjual: 219.736 produk
-
Asal: Indonesia
-
Penjual Terbanyak: Kabupaten Bekasi
-
-
Wubianli (Obat Stamina)
-
Terjual: 190.199 produk
-
Asal: China
-
Penjual Terbanyak: Makassar
-
-
Cream BL
-
Terjual: 179.276 produk
-
Asal: China
-
Penjual Terbanyak: Jakarta Barat
-
-
USA Viagra MMC
-
Terjual: 93.020 produk
-
Asal: China
-
Penjual Terbanyak: Jakarta Pusat
-
-
Viagra
-
Terjual: 72.660 produk
-
Asal: Amerika Serikat
-
Penjual Terbanyak: Jakarta Pusat
-
-
Nangen Zengzhangsu
-
Terjual: 69.953 produk
-
Asal: China
-
Penjual Terbanyak: Jakarta Pusat
-
-
Bronson Vitamin K2+D3 5000IU
-
Terjual: 65.022 produk
-
Asal: Amerika Serikat
-
Penjual Terbanyak: Jakarta Utara
-
-
Obat Setelan Gatal
-
Terjual: 52.270 produk
-
Asal: Indonesia
-
Penjual Terbanyak: Kabupaten Bekasi
-
-
VITAGEM
-
Terjual: 48.494 produk
-
Asal: Indonesia
-
Penjual Terbanyak: Jakarta Barat
-
Dalam menanggapi temuan obat-obatan ilegal ini, BPOM telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) serta Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA).
Sebagai bagian dari upaya pemberantasan peredaran obat ilegal, BPOM telah melakukan pemblokiran terhadap ribuan tautan akun penjual nakal di berbagai platform marketplace.
Mayoritas penjual produk ilegal ini terindentifikasi beroperasi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang hingga Makassar, dengan sumber produk yang bervariasi dari China, Amerika Serikat, hingga produksi lokal tak berizin.





