Wates menjadi jalur mudik di wilayah barat Yogyakarta. Jalan ini salah satu dari tiga pintu masuk ke Yogyakarta. Dua jalur lain yakni Jalan Yogya-Magelang di utara dan Jalan Yogya-Solo di sisi timur.
Pantauan kumparan, lubang masih ditemui di Jalan Yogya-Wates, tepatnya di Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.
Lubang ini terletak di tengah-tengah jalan dekat garis marka. Pengendara yang melintas harus menghindari lubang itu agar tetap nyaman.
Selain lubang, genangan air juga terpantau di Jalan Yogya-Wates di Kapanewon Sedayu. Meski hujan sudah cukup lama reda, tetapi genangan air tak kunjung surut.
Pengendara, terutama motor harus menurunkan kecepatannya ketika melintasi jalan ini.
Wicaksana, pengendara motor yang kerap melintas dari Temon, Kulon Progo ke Kota Yogyakarta mengatakan selama ini Jalan Yogya-Wates terkenal mulus. Kemungkinan lubang terjadi akibat hujan.
"Biasanya mulus ini memang ada beberapa aspal yang terkelupas mungkin karena hujan," katanya.
Wicaksana mengatakan jalan harus segera ditambal jika tidak dikhawatirkan meluas.
"Apalagi di sini banyak kendaraan besar seperti truk," katanya.
Sementara Wulan warga lain mengatakan tidak begitu memperhatikan lubang di jalan tersebut karena memang tidak terlalu banyak.
Tapi menurutnya jalan itu wajib mulus karena merupakan akses dari Kota Yogyakarta ke Bandara YIA.
"Harus prima jalannya. Saya sering melaluinya karena pesawat saya kerap turun di YIA," kata Wulan.





