jpnn.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai berbahaya pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel Mike Huckabee terkait legitimasi negara zionis atas wilayah luas di Timur Tengah.
"Dalam situasi geopolitik yang sensitif, pernyataan semacam ini berpotensi menimbulkan preseden normatif yang berbahaya," kata Sukamta melalui layanan pesan, Rabu (25/2).
BACA JUGA: Pertemuan DK PBB: Menlu Sugiono Kecam Pendudukan Israel di Tepi Barat Palestina
Diketahui, Huckabee dalam pernyataan pada Minggu (22/2) kemarin mengindikasikan bahwa Israel memiliki hak atas sebagian besar wilayah Timur Tengah, termasuk Tepi Barat.
Sukamta mengatakan pernyataan Huckabee sejalan dengan klaim Benyamin Netanyahu. Sebab, Presiden Israel itu menganggap wilayah negara Zionis terbentang dari Sungai Nil hingga Sungai Eufrat yang meliputi Mesir, Palestina, Lebanon, Suriah, Turki, hingga Yordania.
BACA JUGA: MBG: Makan Bergizi dan Susu untuk Anak Disabilitas Menuju Indonesia Emas
Menurut legislator fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, semua anak bangsa harus menekan upaya ekspansionisme model baru.
"Kita semua harus menjaga dunia dari ekspansionisme baru seperti ini," ujar Sukamta.
BACA JUGA: 57 Pegawai KPK yang Dipecat Gegara TWK Bakal Kembali ke Gedung Merah Putih?
Legislator Dapil Yogyakarta itu menuturkan retorika ekspansionisme yang dibungkus legitimasi sejarah atau agama seperti disampaikan Huckabee berisiko memicu ketegangan antarnegara.
Termasuk, kata dia, retorika ekspansionisme melemahkan diplomasi dan proses normalisasi kawasan, menguatkan kelompok ekstrem, serta mengikis kredibilitas sistem hukum internasional.
Sukamta mengatakan tatanan dunia modern dibangun di atas prinsip kedaulatan, integritas teritorial, kesetaraan negara, serta larangan perolehan wilayah melalui kekuatan sebagaimana ditegaskan PBB.
Prinsip itu, ujar dia, lahir dari pengalaman pahit perang besar dan menjadi fondasi stabilitas global selama beberapa dekade terakhir.
"Kita harus menjaga konsistensi terhadap prinsip ini, bukan hanya untuk konflik di Timur Tengah, tetapi ini menyangkut masa depan tata dunia yang setara dan berbasis hukum. Jika integritas teritorial mulai direlatifkan, tidak ada kawasan yang benar-benar aman," ujar alumnus University of Salford.
Sukamta berharap pemerintah Indonesia harus tegas menyikapi pernyataan Huckabee soal klaim atas wilayah Israel.
"Indonesia harus konsisten menegaskan bahwa setiap penyelesaian konflik harus berlandaskan hukum internasional dan penghormatan terhadap integritas teritorial," ujarnya. (ast/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan




