Agrinas Klaim Pikap Mahindra Tiba 200 Unit, Pelabuhan Tanjung Priok: Belum Ada

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

PT Agrinas Pangan Nusantara mengeklaim sebagian unit pikap Mahindra 4x4 asal India sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Namun sumber kumparan di pelabuhan Tanjung Priok menyebut belum menerima kendaraan tersebut.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan unit pikap impor tersebut telah berada di Indonesia. Menurutnya, kendaraan yang terlihat dalam foto di area tumpukan kontainer merupakan bagian dari pengiriman awal.

“Sudah sampai ada 200 unit,” ujar Joao saat dikonfirmasi kumparan Rabu (25/2/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa unit yang datang memiliki spesifikasi cukup tinggi dibandingkan varian yang selama ini dipasarkan di Indonesia. Pikap tersebut disebut merupakan model Mahindra Scorpio Pik Up dengan fitur yang lebih lengkap.

“Ini speknya di atas sepertinya ini tipe S6 Captain seat, AC, radio dan naik turun kaca otomatis,” kata Joao.

Menurut dia, varian tersebut berbeda dengan unit yang saat ini dipasarkan oleh distributor resmi di Indonesia. “Yang di RMA kayanya S4,” tambahnya.

Namun informasi tersebut belum sepenuhnya terkonfirmasi dari sisi pelabuhan. Sumber kumparan di Pelabuhan Tanjung Priok menyebut pihaknya masih menelusuri keberadaan resmi kendaraan yang dimaksud.

“Untuk info ini masih kami cek keberadaan resminya di mana karena di dalam pelabuhan belum ada cargo dimaksud,” ujar sumber tersebut kepada kumparan Rabu (25/2/2026).

Ia juga menambahkan bahwa lokasi tumpukan kontainer yang terlihat dalam foto yang beredar bukan berada di area operasional pelabuhan yang mereka kelola.

“Kalau lihat dari foto yang beredar ada tumpukan kontainer itu bukan di area kami,” katanya.

Selain itu, pihak pelabuhan juga masih menelusuri kemungkinan lokasi penyimpanan kendaraan tersebut jika memang sudah masuk ke Indonesia. Hingga saat ini, mereka mengaku belum menerima ataupun menyimpan kendaraan impor yang dimaksud.

“Kargonya juga lagi kita cek di mana, tapi kita belum nerima atau simpan kendaraan impor dari India,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada! Kedok Adopsi di TikTok dan Facebook Ternyata Sindikat Jual-Beli Bayi
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Skandal Lurah Taslim: Bantah Tiduri Pemilik Warung, Sebut Sang Perempuan Emosi karena Tempat Usahanya Dibongkar
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Hotman Paris Kutip Prabowo di Kasus Radit Lombok: Miscarriage of Justice
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Melihat Masjid Tjia Khang Hoo Penuh Ornamen Tionghoa
• 19 menit lalukumparan.com
thumb
Penerima MBG Bakal Diperluas hingga Lansia dan Penyandang Disabilitas
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.