Sepp Blatter Serang Infantino: FIFA Kini Cuma Milik Satu Orang

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, melontarkan kritik pedas terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Blatter secara terbuka menyebut FIFA saat ini berjalan layaknya sebuah kediktatoran.

Dalam wawancara dengan media Jerman Bild, Blatter menilai kekuasaan di tubuh FIFA kini sepenuhnya terpusat di tangan Infantino. Ia bahkan menyebut peran Dewan FIFA nyaris tak lagi berarti.

Baca Juga :
Tragedi Bos Katel Meksiko Guncang Piala Dunia 2026, Begini Sikap Presiden FIFA
FIFA Umumkan Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

“Bagaimana kondisi FIFA hari ini? Sekarang FIFA hanya terdiri dari satu orang: Presiden Infantino. FIFA telah menjadi sebuah kediktatoran,” ujar Blatter, dikutip dari Yahoo Sports.

Menurut Blatter, dewan FIFA yang beranggotakan hampir 40 orang tak memiliki pengaruh nyata dalam pengambilan keputusan strategis.
“Dewan FIFA tidak lagi punya suara,” tegasnya.

Blatter juga menyamakan gaya kepemimpinan Infantino dengan Louis XIV, Raja Prancis yang dikenal dengan kekuasaan absolutnya.
“Dia memerintah seperti Raja Matahari,” sindir Blatter.

Tak hanya itu, Blatter turut menyoroti kedekatan Infantino dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menilai hubungan tersebut lebih menyerupai relasi kepentingan politik.

“Trump selalu menciptakan drama dan untuk itu dia butuh sekutu baru, yakni Presiden FIFA. Namun Infantino lebih pantas disebut kaki tangan, bukan teman,” kata Blatter.

Blatter juga mengkritik keras keputusan Infantino memberikan penghargaan kepada Trump.
“Penghargaan itu sama sekali tidak masuk akal. Infantino menjilat Trump karena dia membutuhkannya,” tambahnya.

Sebagai informasi, Blatter menjabat Presiden FIFA selama periode 1998–2015 sebelum lengser akibat skandal korupsi. Setelah masa transisi di bawah Issa Hayatou, Infantino terpilih sebagai Presiden FIFA sejak Februari 2016 dan kini telah hampir satu dekade memimpin organisasi sepak bola dunia tersebut.

Baca Juga :
Ulah Presiden FIFA Picu Alarm Etika, IOC Turun Tangan
Respons Erick Thohir Usai Dituding Jadi Penyebab Malaysia Disanksi FIFA
Usai Kasus Vinicius Junior-Prestianni, FIFA Kaji Aturan Larangan Pemain Tutup Mulut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, Ditjen AHU: Status WNI Melekat
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Hakim: Kerugian Perekonomian Negara Rp171,99 triliun dalam Kasus Minyak Bersifat Asumtif
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Tegas! Mendag Bilang Impor Baju Bekas dari AS Tetap Harus Lewati Ini
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tunggakan Iuran JKN di Wilayah II Capai Ratusan Miliar, Peserta Mandiri Jadi yang Terbanyak
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Dinyatakan Bersalah di Pengadilan, Anak Riza Chalid Dihukum 15 Tahun Penjara
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.