Kapan ketenangan itu diberikan? Kapan kedamaian itu diturunkan? Diturunkan ketenangan dan kedamaian pada bulan Ramadan ini. Untuk apa sih? Berpuasa kita letih, kita pasrah, tujuannya apa? Hati kita damai, hati kita tenang. "Liyazdadu imanam ma'a imanihim." Maka Allah itu ingin dengan puasa kita bertambah keimanan kita. Allah tambahkan keimanan-keimanan kita, keimanan mereka semuanya ditambahkan.
Karenanya, bersama-sama kita healing, bersama-sama kita damaikan hati kita pada bulan Ramadan. Kita berteman dengan Al-Qur'an, kita jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat kita minimal pada bulan Ramadan.
Baca Juga :
Menjadi Muslim Produktif di Bulan Ramadan"Wa nunazzilu minal-qur'ani ma huwa syifa'un wa rahmatul lil-mukminin." Allah turunkan Al-Qur'an itu sebagai obat penawar hati yang lagi sakit, yang lagi gundah gulana, pikiran yang lagi kacau balau.
Karenanya, jangan tinggalkan bulan Ramadan ini untuk healing hati kita, pikiran kita. Dekatkan pikiran dan hati kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kalau kita lewatkan bulan Ramadan ini, kita tidak manfaatkan untuk ibadah, maka sia-sialah kehidupan kita sebagai seorang mukmin.




