Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, mengkritik keras wasit bertugas pada laga melawan Dewa United, Kamis (26/2) lalu Pena menyebut wasit di laga itu tidak profesional/
Carlos Pena menilai wasit bertugas pada laga melawan Dewa United tak profesional, lantaran dinilai melakukan kekeliruan saat mengurus pergantian kuota pemain asing.
Carlos Pena mengatakan, sepanjang kariernya di dunia kepelatihan, level wasit Indonesia adalah yang terburuk. Pelatih asal Spanyol itu sebut bahwa wasit Indonesia selalu melakukan kesalahan pada setiap pertandingannya. Contohnya, seperti apa yang terjadi saat laga antara Persita vs Dewa United.
"Menurut saya, setelah menjadi pelatih di Spanyol, India, dan Thailand, level wasit di sini [Indonesia] adalah yang terburuk. Mereka melakukan kesalahan di setiap pertandingan. Dan masalah wasit hari ini adalah tentang kesiapan, mereka tidak profesional," tegas Pena usai laga.
"Saat melakukan pergantian [pemain], saya berulang kali periksa apakah saya bisa memasukkan Dejan [Racic]. Dan ternyata bisa, karena baru ada 6 pemain asing di lapangan. Saya sudah melakukan tugas saya, tapi wasit tidak bisa melakukan tugasnya. Dia [Wasit] bilang bahwa Sultan [pemain lokal] adalah pemain asing," ucapnya.
Adapun Persita kalah 0-1 saat menjamu Dewa United dalam lanjutan Super League di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (26/2). Saat ini, Persita bertengger di posisi keenam klasemen sementara Super League dengan raihan 35 poin.





