Teheran: Israel melancarkan serangan ke Iran, pada Sabtu, 28 Februari 2026, pagi. Teheran menjadi salah satu lokasi yang disasar militer zionis.
Menurut Koresponden Metro TV, Ismail Amin, serangan terjadi sekitar pukul 09.00, waktu setempat. Namun belum diketahui pasti lokasi ledakan.
"Kalau kami lihat dari yang ditayangkan di televisi, ledakan disebutkan salah satunya di kediaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei," kata Ismail, dalam program Breaking News Metro TV, Sabtu, 28 Februari 2026.
Baca Juga :
Sejumlah Rumah Sakit di Iran Siaga Darurat usai Serangan AS dan IsraelSejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak KBRI. Namun pemerintah Iran pernah mengingatkan warganya untuk menghindari titik-titik yang rawan diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.
"Titik-titik yang dimaksud adalah pangkalan militer, industri nuklir, dan juga pabrik-pabrik senjata. Itu semua jauh dari lokasi pemukiman," katanya.
Sebelumnya, Israel pernah melancarkan serangan besar terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran pada 2025, yang memicu perang langsung antara kedua negara.
Kala itu, Iran membalas dengan ratusan rudal balistik dan lebih dari 1.000 drone yang menargetkan wilayah Israel, termasuk lokasi militer dan sipil.




