Bogor, VIVA – Jakarta Electric PLN Mobile memastikan diri sebagai tim terakhir yang melaju ke final four Proliga 2026 setelah menaklukkan Jakarta Livin Mandiri dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-17, 28-26) pada laga penentuan di GOR Candradimuka Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu malam 1 Maret 2026.
Kemenangan ini menjadi jawaban atas tekanan laga hidup-mati di penghujung putaran reguler. Electric tampil agresif sejak set pertama dengan serangan cepat dan pertahanan solid yang mampu meredam perlawanan Livin Mandiri.
Pelatih Electric, Alim, mengapresiasi performa anak asuhnya yang tampil penuh determinasi dalam laga krusial tersebut. Ia menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya justru akan dimulai di babak final four.
“Para pemain tampil luar biasa dan menunjukkan keinginan kuat untuk menang. Kami cukup puas dengan hasil di babak reguler, tetapi tantangan sesungguhnya ada di final four karena semua tim pasti melakukan evaluasi dan perubahan,” ujar Alim dalam keterangan resminya.
Legiun asing Neriman Ozsoy tampil sebagai pembeda dengan torehan 27 poin, konsisten menembus blok pertahanan lawan. Ersandrina Devega turut memberikan kontribusi penting dengan 10 poin, terutama pada momen krusial di set ketiga saat Livin sempat memperkecil selisih angka.
Kapten Electric, Agustin Wulandhari, menyebut kemenangan tersebut sebagai buah dari fokus dan kerja kolektif tim.
“Apa yang menjadi kekurangan kami sebelumnya bisa diperbaiki di pertandingan ini. Kami ingin membawa momentum ini ke final four dan tampil lebih baik lagi,” kata Agustin.
Di kubu lawan, kekalahan ini mengakhiri harapan Livin Mandiri menembus empat besar. Kapten Yolla Yuliana mengakui timnya tampil inkonsisten sepanjang musim.
Secara statistik, Livin masih memberi perlawanan lewat Weronika Szlagowska dengan 22 poin serta Ana Bjelica yang mencetak 15 poin. Namun, performa yang naik turun membuat mereka gagal memaksimalkan laga penentuan.
Electric finis di peringkat ketiga klasemen akhir babak reguler dengan tujuh kemenangan dan 21 poin. Mereka menyusul Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Jakarta Pertamina Enduro, dan Jakarta Popsivo Polwan yang lebih dulu mengamankan tiket final four.




