Eks Sekjen Kemendikbudristek Cerita Dicopot Tak Lama Usai Nadiem Dilantik Jadi Menteri

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbudristek Didik Suhardi mengaku dicopot dari jabatannya tidak lama setelah Nadiem Makarim dilantik menjadi menteri.

Hal ini disampaikan Didik ketika dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan untuk kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

“Saya diganti sebagai sekjen pada 16 Desember 2019,” ujar Didik, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/3/2026).

Didik mengatakan, tidak lama setelah Nadiem dilantik, dia dipanggil untuk menghadap.

Baca juga: Saksi Sidang Nadiem Ungkap Gaji Konsultan IT Kementerian Capai Ratusan Juta

Saat itu, dia diwawancarai Nadiem dan Ketua Yayasan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), Najeela Shihab.

“Suatu hari beliau menjabat, saya dipanggil kemudian saya diwawancara pada saat itu ada saudara menteri Nadiem dan saudari Najeela Shihab, berdua,” lanjut Didik.

Didik mengatakan, saat wawancara itu, suasana sudah tidak kondusif.

Dia tidak bisa memberikan penjelasan secara menyeluruh karena penyampaiannya kerap dipotong di tengah jalan.

“Kemudian, tujuh hari setelah itu, saya diberi tahu saya akan diganti, kemudian saya mau dijadikan staf ahli,” lanjut dia.

Setelah mendengar soal pencopotannya, Didik mengaku pernah meminta penjelasan ke Nadiem.

Dia merasa perlu mengetahui letak kesalahannya agar bisa menjelaskan perpindahan posisinya kepada kolega dan keluarga.

“Dan, saya tanya apa kesalahan saya, karena saya harus menjelaskan kepada keluarga, kepada kolega dan juga teman-teman karena untuk (mutasi) jabatan ASN itu ada bukti bahwa saya melakukan kesalahan,” imbuh dia.

Baca juga: Petinggi GoTo Ungkap Kantongi Mandat Penuh Jalankan Perusahaan Saat Nadiem Jadi Menteri

Saat itu, Nadiem tidak menyebutkan kesalahan Didik.

Bahkan, masih banyak pejabat ingin Didik tetap menjabat Sekjen.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Saya tanya kepada beliau, tidak ada. Bahkan, katanya banyak orang meminta supaya saya tetap di (posisi sekjen). Tapi, karena beliau kemudian menyampaikan bahwa saya akan dijadikan staf ahli,” kata Didik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
160 orang diperkirakan tewas akibat serangan AS-Israel ke sekolah Iran
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Petugas Kebersihan TPA Putri Cempo Solo Tewas Tergilas Mesin Penggiling Sampah
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Klaim Sudah Tahu Pengganti Ali Khamenei: “Saya Tahu Persis Siapa, Tapi Tak Bisa Saya Sebutkan
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Emiten Sawit Grup Salim (LSIP) Panen Laba Rp1,88 Triliun pada 2025
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar, Diskominfo Beri Penjelasan Resmi
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.