Penulis: Azam Afnan
TVRINews, Jambi
Puluhan warga memadati operasi pasar gas LPG subsidi tiga kilogram yang digelar Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersama Pertamina. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.200 tabung gas ludes terjual dengan harga Rp18 ribu per tabung.
Operasi pasar gas LPG 3 kilogram digelar di Desa Muaro Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini disambut antusias warga yang rela mengantre untuk mendapatkan gas bersubsidi dengan harga lebih murah.
Sejak pagi, warga sudah berdatangan ke lokasi meski harus mengantre di bawah terik matahari. Untuk membeli gas subsidi tersebut, masyarakat diwajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) agar penyaluran tepat sasaran. Setiap warga juga dibatasi hanya dapat membeli satu tabung.
Salah seorang warga, Ernawati, mengaku tetap bersemangat mengikuti antrean karena harga gas yang dijual jauh lebih murah dibandingkan di tingkat pengecer.
“Meski harus mengantre dan cukup melelahkan, kami tetap senang karena bisa mendapatkan gas dengan harga Rp18 ribu per tabung. Harganya jauh lebih murah dibandingkan di pengecer yang bisa mencapai Rp35 ribu,” ujar Ernawati, dikutip Senin, 2 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Muaro Jambi, Riduwan, mengatakan pemerintah daerah bekerja sama dengan Pertamina menyediakan sekitar 1.200 tabung gas LPG 3 kilogram dalam operasi pasar tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh gas subsidi dengan harga sesuai ketentuan, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Dengan adanya operasi pasar ini, kami berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan gas subsidi tiga kilogram, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan,” kata Riduwan.
Pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan LPG rumah tangga akan meningkat selama Ramadan, seiring meningkatnya aktivitas memasak masyarakat saat sahur maupun berbuka puasa.
Karena itu, operasi pasar diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan dan stabilitas harga di tingkat masyarakat.
Editor: Redaksi TVRINews





