Prancis telah mengerahkan jet-jet tempur Rafale ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA) untuk melindungi pangkalan angkatan laut dan udaranya dari serangan Iran. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada hari Selasa (3/3/2026).
Prancis memiliki ratusan personel angkatan laut, angkatan udara, dan angkatan darat yang berbasis di UEA. Pesawat-pesawat Rafale-nya ditempatkan di pangkalan Al-Dhafra, dekat Abu Dhabi.
"Rafale dan pilotnya dimobilisasi untuk memastikan keamanan fasilitas kami," kata Barrot kepada stasiun televisi BFMTV menanggapi pertanyaan tentang tindakan Prancis di UEA pada Sabtu lalu untuk menetralisir drone-drone Iran.
"Mereka telah melakukan operasi untuk mengamankan wilayah udara di atas pangkalan kami," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/3/2026).
"Pada hari Minggu, sebuah hanggar di pangkalan Prancis di Uni Emirat Arab dihantam oleh sebuah drone," kata Barrot.
"Pertukaran informasi semakin meningkat untuk menentukan bagaimana negara tersebut dapat mempertahankan diri dari serangan di masa depan dan bagaimana Prancis dapat melindungi kepentingannya di sana," tambahnya.
Namun, kapal induk Prancis, Charles de Gaulle berada di Atlantik Utara, sebagai bagian dari latihan multinasional yang telah direncanakan sebelumnya, kata Barrot, setelah ditanya apakah kapal tersebut telah dikirim ke kawasan Mediterania.
(ita/ita)





