REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pekan ke-29 Liga Primer Inggris menghadirkan dua cerita berbeda, tapi sama-sama sarat makna. Aston Villa mengusung misi kebangkitan saat menjamu Chelsea FC, sementara West Ham United bersiap melawat ke markas Fulham FC dalam laga yang menghadirkan reuni emosional antara pelatih dan mantan anak asuh.
Pelatih Villa Unai Emery menegaskan, timnya tak boleh larut dalam tren kurang meyakinkan saat menjamu Chelsea di Villa Park, Birmingham, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. Kekalahan 0-2 dari Wolverhampton Wanderers menjadi alarm bagi Ollie Watkins dan kawan-kawan setelah sebelumnya juga ditahan imbang Leeds United 1-1.
Baca Juga
Manchester City dan Villa Tempel Arsenal, Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland
Pelatih Chelsea Sesalkan Pengambilan Keputusan Pemainnya Saat Dikalahkan Arsenal
Arsenal Si Raja Corner, Tekuk Chelsea 2-1 dan Jauhkan Jarak Poin dari Man City
“Saat ini kami memang tidak dalam momen terbaik. Namun, setiap hari adalah kesempatan untuk memulihkan kepercayaan diri dan energi. Besok kami punya peluang menunjukkannya di Villa Park,” ujar Emery dikutip dari laman resmi klub.
Villa masih bertengger di peringkat keempat klasemen dengan 51 poin dari 28 laga, unggul enam angka atas Chelsea di posisi keenam. Posisi itu menjaga asa mereka kembali tampil di kompetisi Eropa musim depan. Namun, Emery menyadari konsistensi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibereskan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut dia, Villa Park harus kembali menjadi benteng kokoh. “Di kandang, kami biasanya kuat dan nyaman. Kami ingin memulihkan performa itu,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Chelsea dipastikan datang dengan motivasi tinggi untuk memangkas jarak. Laga ini pun berpotensi menjadi penentu arah persaingan papan atas.