TPAKD Garut Perluas Akses Keuangan untuk UMKM dan Pertanian

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, GARUT, – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan untuk memperluas akses keuangan bagi UMKM, sektor pertanian, dan pariwisata. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menyatakan bahwa program yang telah dijalankan sepanjang 2025 bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan formal secara inklusif. Hal ini disampaikannya dalam rapat pleno TPAKD di Garut, yang juga dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Wakil Bupati Luthfianisa Putri Karlina, dan Sekretaris Daerah Nurdin Yana.

TPAKD Garut telah melaksanakan delapan program kerja tahun 2025, fokus pada peningkatan akses keuangan masyarakat, pemberdayaan UMKM, serta literasi dan inklusi keuangan bagi perempuan dan disabilitas. OJK mendorong penguatan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) melalui pendekatan berbasis klaster dan ekosistem.

Pengembangan Sektor Unggulan

Pengembangan melalui PED ditargetkan pada sektor unggulan seperti peternakan dan pertanian, sementara EKI mengintegrasikan rantai produksi, distribusi, dan pemasaran dengan layanan keuangan formal. Pada 2026, program EKI akan dikembangkan di Desa Wisata Tepas Papandayan untuk mendukung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.

Program EKI yang sebelumnya diimplementasikan di Desa Wisata Sindangkasih pada 2024 menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan penggunaan layanan keuangan formal. TPAKD juga melanjutkan penguatan klaster peternak domba dan mendukung Program Upland untuk komoditas kentang.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Inisiatif lain termasuk program Berbagi Hewan Kurban (Berehan) yang memberdayakan peternak lokal melalui penyediaan hewan kurban untuk aparatur sipil negara, menciptakan kepastian pasar bagi peternak.

Bupati Garut menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan untuk memperluas akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui rapat pleno, semua anggota TPAKD berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Ketapang Alexander Wilyo Hadiri Buka Puasa Bersama di Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, Disambut Dentuman Meriam Pusaka Padam Pelita
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Penampakan Gepokan Duit Bakal Disetor ke Tersangka Bupati Pekalongan Fadia
• 12 jam laludetik.com
thumb
Ngaku Tak Paham Aturan Pengadaan Barang dan Jasa, KPK Ungkap Bupati Pekalongan Punya Perusahaan yang Monopoli Pengadaan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Kata KPK soal Ada Aliran Uang ke Suami dan Anak Bupati Pekalongan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Hilal THR untuk ASN di Kota Cimahi Terlihat, Bagaimana Nasib P3K Paruh Waktu?
• 17 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.