Harga Emas Dunia Bangkit, Pasar Terus Cermati Konflik Timur Tengah

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia rebound pada Rabu (4/3/2026) seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memicu permintaan aset safe haven.

Harga Emas Dunia Bangkit, Pasar Terus Cermati Konflik Timur Tengah. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga emas dunia rebound pada Rabu (4/3/2026) seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memicu permintaan aset safe haven, sementara jeda penguatan dolar Amerikat Serikat (AS) turut memberi dukungan.

Emas spot menguat 1,02 persen ke USD5.140,94 per troy ons, setelah sempat merosot lebih dari 4 persen pada Selasa.

Baca Juga:
IHSG Bergejolak, Saatnya Terapkan Jurus Taktis Kelola Risiko

“Dolar mengalami koreksi, yang memberikan sedikit dukungan. Secara keseluruhan, faktor fundamental makro masih cukup mendukung emas. Selama perang dengan Iran masih berlangsung, itu juga akan tetap menjadi penopang,” ujar Wakil Presiden sekaligus Analis Senior Logam di Zaner Metals Peter Grant, dikutip Reuters.

Grant menambahkan, “Ada risiko volatilitas berlanjut. Namun saya tetap bullish dan melihat peluang tercapainya rekor tertinggi baru sepanjang masa.”

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Menguat Usai Iran Buka Peluang Dialog, Sektor Teknologi Pimpin Rebound

Dolar melemah setelah mencatat kenaikan tajam pada Selasa.

Pelemahan dolar membuat emas yang dihargai dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Baca Juga:
PGE Kembangkan Panas Bumi di Bengkulu,  Serahkan Dokumen Teknis PLTP Bukit Daun ke PLN

Perang AS-Iran meluas signifikan setelah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka, menewaskan sedikitnya 80 orang, serta sistem pertahanan udara NATO menghancurkan rudal balistik Iran yang ditembakkan ke arah Turki.

Emas, sebagai aset tanpa imbal hasil yang dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian dan inflasi, cenderung diminati pada periode suku bunga rendah.

Laporan ketenagakerjaan nasional ADP menunjukkan payroll swasta AS meningkat lebih tinggi dari perkiraan pada Februari, meski data bulan sebelumnya direvisi turun tajam.

Pelaku pasar kini menantikan rilis laporan ketenagakerjaan resmi AS pada Jumat.

Nonfarm payrolls (NFP) diperkirakan bertambah 59.000 pekerjaan bulan lalu, setelah naik 130.000 pada Januari, berdasarkan jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom.

Perak spot menguat 1,3 persen ke USD83,07 per ons setelah anjlok lebih dari 8 persen pada sesi sebelumnya.

Platinum spot naik 2,8 persen ke USD2.141,71, sementara paladium bertambah 1,2 persen ke USD1.667,51.

World Platinum Investment Council menyebut pasar platinum global menuju defisit tahunan keempat berturut-turut pada 2026. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hindari Boraks dan Formalin, Ini Cara Pilih Takjil Sehat
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Imbas Konflik Timur Tengah, Pemerintah Rumuskan 10 Komitmen Bersama Soal Umrah
• 21 jam lalunarasi.tv
thumb
Lagi Tren! Tembak-tembak Jeli Perlu Arena Resmi di Makassar
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Gibran Dorong Orang Tua dan Guru Kuasai AI: Jangan Malu Upgrade Diri
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Yusril: Ambang Batas Parlemen Perlu Dikaji Rasional dan Komprehensif
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.