Jakarta: Konflik timur tengah antara Amerika Serikat-Israel dan Iran masih memanas. Iran yang digempur dua pihak sanggup memberikan perlawanan melalui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Korps Garda Revolusi Islam Iran.
Mengutip buku berjudul Iran Military Power, IRGC terbentuk seiring dengan referendum Iran pada 1 April 1979. Rakyat Iran saat itu menyepakati konstitusi baru yang mengakhiri 2.500 tahun pemerintahan monarki menjadi republik teknokratis. Ayatollah Khomeini saat itu terpilih sebagai pemimpin tertinggi. Pada 5 Mei, Khomeini mendirikan IRGC untuk mengonsolidasikan berbagai milisi yang telah terbentuk selama revolusi menjadi satu kekuatan yang setia kepada rezim baru.
IRGC juga memiliki misi yang lebih luas yaitu untuk membela revolusi Iran dari ancaman asing maupun domestik.
Dua Sayap IRGC
Dalam artikel Iran’s Islamic Revolutionary Guard Corps, IRGC memiliki misi domestik dan eksternal. Sayap keamanan domestiknya, Basij, dan sayap ekspedisinya, Pasukan Qods, bekerja sama dengan organisasi intelijen penting Iran lainnya, Kementerian Intelijen dan Keamanan (MOIS).
Basij merupakan polisi moralitas dan anti huru hara IRGC. Baik berseragam maupun berpakaian sipil, anggotanya menegakkan kode sosial para mullah Iran. Di sisi lain, Qods menyediakan pelatihan, pendanaan, dan peralatan untuk milisi dan kelompok politik dengan ideologi dan tujuan anti-Barat yang sama.
Ilustrasi. Pexels
Peta Kekuatan
Sebagian besar sistem senjata IRGC merupakan warisan Barat, Tiongkok, dan era Soviet, dengan beberapa sistem produksi dalam negeri yang lebih baru. Salah satu persenjataannya adalah Drone Shahed yang terkenal murah dan digunakan untuk menyerang Israel beberapa waktu lalu.
IRGC—yang ditetapkan sebagai Organisasi Teroris Asing (FTO) oleh Amerika Serikat—terdiri dari komponen darat, angkatan laut, udara, dan non-konvensional, yang totalnya sekitar 190.000 personel. Termasuk perkiraan personel aktif dari pasukan cadangan paramiliter Iran, Basij, jumlah personel IRGC mencapai sekitar 640.000 orang.
Kekuatan utama terletak pada persediaan rudal balistik yang besar, kemampuan angkatan laut pesisir, dan mitra serta proksi non-konvensional di luar negeri. Adapun kelemahan utama IRGC adalah struktur militer ganda dan kurangnya akses ke teknologi dan senjata modern.
Mengutip buku berjudul Iran Military Power, IRGC terbentuk seiring dengan referendum Iran pada 1 April 1979. Rakyat Iran saat itu menyepakati konstitusi baru yang mengakhiri 2.500 tahun pemerintahan monarki menjadi republik teknokratis.
Baca Juga :
Garda Revolusi Iran Hancurkan Radar AS di QatarIRGC juga memiliki misi yang lebih luas yaitu untuk membela revolusi Iran dari ancaman asing maupun domestik.
Dua Sayap IRGC
Dalam artikel Iran’s Islamic Revolutionary Guard Corps, IRGC memiliki misi domestik dan eksternal. Sayap keamanan domestiknya, Basij, dan sayap ekspedisinya, Pasukan Qods, bekerja sama dengan organisasi intelijen penting Iran lainnya, Kementerian Intelijen dan Keamanan (MOIS).
Basij merupakan polisi moralitas dan anti huru hara IRGC. Baik berseragam maupun berpakaian sipil, anggotanya menegakkan kode sosial para mullah Iran. Di sisi lain, Qods menyediakan pelatihan, pendanaan, dan peralatan untuk milisi dan kelompok politik dengan ideologi dan tujuan anti-Barat yang sama.
Ilustrasi. Pexels
Peta Kekuatan
Sebagian besar sistem senjata IRGC merupakan warisan Barat, Tiongkok, dan era Soviet, dengan beberapa sistem produksi dalam negeri yang lebih baru. Salah satu persenjataannya adalah Drone Shahed yang terkenal murah dan digunakan untuk menyerang Israel beberapa waktu lalu.
IRGC—yang ditetapkan sebagai Organisasi Teroris Asing (FTO) oleh Amerika Serikat—terdiri dari komponen darat, angkatan laut, udara, dan non-konvensional, yang totalnya sekitar 190.000 personel. Termasuk perkiraan personel aktif dari pasukan cadangan paramiliter Iran, Basij, jumlah personel IRGC mencapai sekitar 640.000 orang.
Kekuatan utama terletak pada persediaan rudal balistik yang besar, kemampuan angkatan laut pesisir, dan mitra serta proksi non-konvensional di luar negeri. Adapun kelemahan utama IRGC adalah struktur militer ganda dan kurangnya akses ke teknologi dan senjata modern.




