Milarder Dubai Marah ke Trump Seret Negara Teluk ke Perang Iran, Pertanyakan Duit Dewan Perdamaian

republika.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Miliarder UEA, Khalaf al-Habtoor, menuduh Presiden AS Donald Trump menyeret mitra-mitra Teluk yang kaya energi ke dalam "bahaya" dengan melancarkan perang terhadap Iran. Serangan itu jelas-jelas tidak diinginkan dan mengkhianati rakyat Amerika dengan menempatkan perang sebagai prioritas utama. 

Surat terbuka di X menandai kecaman publik paling menonjol terhadap Trump dari Teluk Arab sejak perang terhadap Iran dimulai pada hari Sabtu.

Baca Juga
  • PERBANAS dan Artha Graha Peduli Gelar Bazar Ribuan Paket Sembako Murah, Perkuat Kepedulian Sosial
  • DPR Minta Pemerintah Awasi Kepulangan Jamaah Umrah Mandiri dari Arab Saudi
  • Demi Keselamatan, Kemenhaj Minta Calon Jamaah Tunda Umrah

Habtoor bukanlah pejabat pemerintah, tetapi miliarder yang berbasis di Dubai ini dekat dengan lingkaran penguasa. Ekspresi publik di UEA, khususnya pada tingkat ini, dikendalikan ketat oleh pemerintah.

“Pertanyaan langsung: Siapa yang memberi Anda wewenang untuk menyeret kawasan kita ke dalam perang dengan #Iran? Dan atas dasar apa Anda membuat keputusan berbahaya ini?” tulis Habtoor di X dalam sebuah unggahan yang ditujukan kepada “Yang Mulia Presiden Donald Trump”.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Apakah Anda memperhitungkan kerusakan yang ditimbulkan sebelum menarik pelatuk? Dan apakah Anda mempertimbangkan bahwa yang pertama menderita akibat eskalasi ini adalah negara-negara di kawasan itu sendiri!”

Habtoor memiliki salah satu konglomerat terbesar di UEA, Al Habtoor Group. Kecaman ini semakin mencolok karena pengusaha UEA tersebut tidak memiliki catatan mengkritik Trump atau kebijakannya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Api di Timur Tengah, Bara di Timur Indonesia
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kata Mabes Polri Soal Owner Bibi Kelinci Jadi Tersangka Unggah Video Pencurian
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Polri Jadwalkan Pemeriksaan Kedua Pandji Pragiwaksono Pekan Depan
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
3 Kantor Imigrasi di Daerah Khusus Jakarta Raih Predikat Sangat Baik dari Ombudsman
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Transaksi Ganja 3 Kg di Hotel Tanah Abang Terendus, 2 Pria Langsung Diciduk Polisi
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.