Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah massa menggelar aksi demonstrasi bertajuk Free Palestine di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina sekaligus menyuarakan protes terhadap sejumlah kebijakan internasional yang dinilai berkaitan dengan konflik di Timur Tengah.
Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan orasi secara bergantian dari atas mobil komando. Massa juga meneriakkan seruan “Free Palestine” sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi konflik berkepanjangan.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Selain menyuarakan dukungan terhadap Palestina, para peserta aksi juga menyampaikan penolakan terhadap BOP (Board of Peace) dan ART (Agreement on Reciprocal Trade). Mereka menilai kedua kebijakan tersebut perlu dikaji kembali karena dianggap memiliki dampak terhadap dinamika politik dan ekonomi internasional.
- tvOnenews.com/Julio Triisaputra
Para demonstran juga mengecam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat serta kelompok zionis terhadap Iran. Dalam orasi yang disampaikan, massa menilai tindakan tersebut berpotensi memperburuk ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Selama aksi berlangsung, peserta demonstrasi membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi pesan dukungan terhadap Palestina serta kritik terhadap kebijakan yang mereka tolak. Spanduk dan poster tersebut menjadi salah satu alat untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan massa secara terbuka di ruang publik.
- Istimewa
Aksi yang berlangsung di depan kompleks parlemen itu juga mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Sejumlah petugas tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan jalannya demonstrasi berlangsung tertib dan kondusif.
Meski diwarnai dengan orasi dan yel-yel dari para peserta aksi, kegiatan demonstrasi berjalan dengan relatif tertib di bawah pengawasan aparat keamanan. Massa terus menyampaikan aspirasi mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi yang terjadi di Palestina serta dinamika konflik di kawasan Timur Tengah.(jts/raa)




