Wamen P2MI Lepas 29 Perawat Indonesia ke Jerman, Christina Langsung Pasang Target Ini!

disway.id
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, melepas keberangkatan 29 pekerja migran Indonesia sektor kesehatan yang akan bekerja di Jerman, Kamis, 5 Maret 2026.

Diketahui, para pekerja migran itu berangkat melalui program Triple Win skema Government to Government (G to G) yang digagas pemerintah.

BACA JUGA:Mulai 28 Maret 2026, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok hingga Instagram

BACA JUGA:Perang Timur Tengah Goyang Dunia Ekspor, Pertamina Lubricants Wait and See

Christina mengatakan, keberangkatan ini merupakan hasil perjuangan panjang ke-29 perawat Indonesia, karena mereka harus melalui berbagai tahapan. 

Termasuk konsistensi belajar bahasa Jerman hingga lulus ujian kompetensi sebelum dapat ditempatkan.

"Untuk sampai ke tahap ini bukan proses yang mudah. Mereka harus belajar bahasa Jerman dalam waktu yang cukup lama hingga benar-benar menguasai dan lulus ujian. Ini membutuhkan determinasi dan kerja keras," ujarnya, Kamis. 

Ke-29 perawat dari berbagai latar belakang pendidikan kesehatan ini akan ditempatkan di rumah sakit, klinik maupun panti lansia di Jerman. 

BACA JUGA:KP2MI Ungkap Data Terbaru Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah

BACA JUGA:KP2MI Berikan Pendampingan PMI di Kuwait Terdampak Konflik Timur Tengah

Mereka berasal dari 11 provinsi di Indonesia. Antara lain: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, dan Maluku.

"Ini bukti program Triple Win skema G to G perawat ke Jerman terbuka dan bisa diakses bagi lulusan keperawatan dari berbagai daerah di Indonesia," ungkapnya.

"Selama mereka mau berusaha keras, terutama dalam mempelajari bahasa Jerman," sambung Wamen Christina.

Di Jerman, puluhan pekerja migran perawat itu akan menjalani proses penyetaraan kualifikasi profesi atau Anerkennung. 

Tujuannya, agar mereka dapat bekerja sebagai perawat profesional dengan berbagai peningkatan manfaat, termasuk peluang pengembangan karier dan kesejahteraan yang lebih baik lagi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bagaimana Strategi Iran Membangun Industri Drone Tempur Meski Dikepung Sanksi Ba
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
3 Tips Mengatasi Rasa Iri Terhadap Kesuksesan Orang Lain
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Penerimaan Pajak di NTB Capai Rp339,15 Miliar hingga Februari 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Satpol PP DKI Sita 300 botol Miras Ilegal
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Program Cek Kesehatan Gratis Diserbu Warga Depok, Ribka Singgung BPJS Nonaktif
• 3 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.