Gempa Terkini Minggu 8 Maret 2026, BMKG: Magnitudo 5,6 di Sinabang Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Gempa terkini menggetarkan wilayah Sinabang, Provinsi Aceh pada Minggu (8/3/2026). Lindu tersebut dilaporkan memiliki kekuatan magnitudo 5,6 dengan kedalaman 10 kilometer.

"Pusat gempa berada 63 kilometer tenggara Sinabang Aceh," terang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dikutip Liputan6.com dari laman resminya www.bmkg.go.id, Minggu (8/3/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Cuaca Hari Ini Minggu 8 Maret 2026: Hujan hingga Petir Berpotensi Guyur Jakarta

Episenter lindu berada pada koordinat titik 1,90 Lintang Utara (LU)-96,40 Bujur Timur (BT). Meski begitu, BMKG menyebut tidak berpotensi tsunami.

"Gempa tidak berpotensi tsunami," jelas BMKG.

Lindu yang terjadi di Indonesia itu menggetarkan Sinabang, Aceh siang ini pukul 13:05:05 WIB.

Apa Itu Gempa Bumi?

Untuk diketahui, gempa bumi adalah bencana alam yang bersifat merusak. Fenomena ini bisa terjadi setiap saat dan berlangsung dalam waktu singkat. Dan Indonesia termasuk wilayah rawan akan bencana gempa.

Gempa bumi adalah bencana yang bisa menyebabkan kerugian nyawa dan materil.

Menurut WHO, secara global gempa bumi menyebabkan 750 ribu kematian selama kurun 1998-2017. Lebih dari 125 juta orang terkena dampak gempa bumi selama periode ini.

Tanggap Bencana Gempa Bumi

Meski tak bisa dicegah, gempa bumi adalah bencana yang bisa dihadapi. Salah satu cara menghadapi gempa bumi adalah tanggap akan bencana gempa bumi.

Contoh tanggap gempa bumi adalah mengetahui prosedur evakuasi dan mematuhi pedoman keselamatan ketika bencana ini datang.

Menurut BNPB, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

Menurut BMKG, gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.

Menurut WHO, gempa bumi adalah guncangan hebat dan tiba-tiba dari tanah, yang disebabkan oleh pergerakan antara lempeng tektonik di sepanjang garis patahan di kerak bumi.

Gempa bumi dapat mengakibatkan goncangan tanah, likuifaksi tanah, tanah longsor, retakan, longsoran, kebakaran dan tsunami.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hujan Lebat, Banjir Kembali Mengepung Jakarta
• 1 jam lalukompas.id
thumb
IRGC Klaim Serang Pangkalan Udara Al-Adiri di Kuwait
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Dukung Pembatasan Anak Pakai Medsos, KPAI Wanti-wanti Joki Akun Palsu
• 8 jam laludetik.com
thumb
Kemenekraf Hadirkan Board Game untuk Trauma Healing Anak Korban Banjir di Tapanuli Utara
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Alarm Utang RI Menyala: Debt Service Ratio Tembus 42%, Apa Artinya?
• 42 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.