AS Akan Mengirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, India Diberikan Pengecualian 30 Hari untuk Membeli Minyak Rusia

erabaru.net
1 hari lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Menurut laporan Fox News, Amerika Serikat akan mengirim kapal induk ketiga, USS George H.W. Bush, ke wilayah Mediterania timur. Ini akan menjadi kapal induk ketiga yang dikerahkan AS di wilayah dekat Iran.

Selain itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada 6 Maret mengatakan bahwa Amerika Serikat mungkin akan mencabut sebagian sanksi terhadap minyak Rusia.

Kemungkinan Terkait Keterlibatan Kelompok Houthi

Dilaporkan bahwa penempatan ini kemungkinan terkait dengan kelompok pemberontak Houthi di Yaman (Houthis / Gerakan Pemuda), yang diduga bergabung dalam operasi militer Iran dalam konflik saat ini.

Menurut laporan Associated Press, berdasarkan gambar yang dirilis di situs resmi Pentagon, kapal induk terbesar di dunia USS Gerald R. Ford pada  5 Maret telah melewati Terusan Suez dari Laut Mediterania menuju Laut Merah.

Dalam video terbaru yang dirilis militer AS, USS Gerald R. Ford bertemu dengan kapal induk USS George H.W. Bush di Laut Mediterania.

USS Gerald R. Ford sebelumnya diperintahkan pada pertengahan Februari untuk berlayar dari kawasan Karibia menuju Timur Tengah, dan pada tahap awal konflik AS-Iran melaksanakan misi di Mediterania timur.

Rekaman di situs resmi juga menunjukkan bahwa setidaknya satu kapal perusak pengawal juga telah melewati Terusan Suez.

Menurut laporan USNI News, saat ini terdapat dua kelompok tempur kapal induk AS yang bertugas di wilayah Timur Tengah:

AS Memberi India Pengecualian 30 Hari untuk Membeli Minyak Rusia

Di sisi lain, meningkatnya konflik di Timur Tengah menyebabkan ketegangan pasokan bahan bakar, termasuk bahan bakar kapal.

Amerika Serikat mengumumkan pengecualian sementara selama 30 hari bagi perusahaan minyak India, sehingga India masih dapat membeli minyak Rusia.

Menurut laporan India Today, pengecualian ini berlaku untuk minyak Rusia yang sudah dimuat ke kapal sebelum putaran sanksi terbaru AS diberlakukan.

Minyak tersebut diperbolehkan untuk dibongkar dan dijual ke India dalam jangka waktu terbatas, guna mencegah gangguan pasokan yang dapat memperburuk ketegangan di pasar energi global.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan: “India adalah mitra penting bagi Amerika Serikat. Langkah ini akan membantu meredakan tekanan yang timbul dari upaya Iran untuk menyandera pasokan energi global.”  (hui)

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Binaan Lapas Maros Tadarus 8 Juz per Malam, Khatam Empat Hari Sekali
• 4 jam laluharianfajar
thumb
BPKN dan Ahli IPB: Selama Sanitasi Terjaga, Galon Guna Ulang Tetap Aman Digunakan
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Pemerintah Dorong Ormas Islam Manfaatkan Kopdes untuk Cegah Pinjol dan Rentenir
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Motif Suami Siri Bunuh Istri di Depok: Sakit Hati Diusir karena Tak Bekerja
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Tegaskan Belum Ada Kenaikkan Harga BBM Dampak Perang AS
• 7 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.